Petani Tembakau Sumenep Minta Pemkab Tekan Gudang Kembali Buka Pembelian

News84 views

KABAR MADURA | Kalangan petani dan elemen lainnya berharap agar pemerintah menekan pabrikan tidak menutup pembelian tembakau, karena masih ada sisa tembakau yang akan dipanen.

Zammil, asal petani Lenteng Sumenep menegaskan, sampai saat ini begitu sulit menjual tembakau, padahal masih banyak para petani yang melakukan proses panen, sehingga diharapkan pemerintah dapat memperjuangkan hal itu.

“Ada petani yang membeli tembakau basah, yang belum dipanen untuk dijual keringnya, ada pula yang memang milik sendiri belum dipanen, jadi tembakau masih banyak, semoga tidak ada gudang yang tutup ya,” katanya, Minggu (6/10/2024).

Hal senada disampaikan Sahudi, petani asal petani Bluto. Dia mengutarakan, jenis tembakau gunung ataupun sawah masih banyak, sehingga dikhawatirkan terjual murah karena harga pembelian mulai menurun.

“Apakah gudang di Sumenep sudah sebagian tutup atau gimana ya, kami harap harga tetap stabil, karena tembakau di Sumenep masih cukup banyak,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep Abd. Rahman Riyadi menegaskan, mengenai tutup tidaknya gudang itu tidak begitu menguasai, karena sudah menjadi hak dari pengelola gudang atau pabrikan.

“Menganai tutup tidaknya tentu tidak diketahui secara pasti, yang jelas hingga saat ini ada 9 gudang yang membuka pembelian. Izinnya selama musim panen, jadi tidak usah izin lagi mau tutup apa tidak,” tegasnya.

Berdasarkan data DPMPTSP Sumenep, terdapat 9 gudang yang membuka pembelian. Target keseluruhan pembelian adalah 6.650 ton tembakau.

Sementara itu, anggota DPRD Sumenep Juhari menegaskan, sebenarnya Pemkab Sumenep  perlu mengantongi data serapan pembelian tembakau di Sumenep, sehingga pada saat mencapai target gudang otomatis tutup karena sudah memenuhi target.

“Jika tidak jelas, maka akhirnya seperti ini, tidak ada kejelasan, ini tentu evaluasi, data serapan pembelian tembakua perlu didapat dan diketahui,” paparnya. (imd/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar