KABAR MADURA | Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari. Tahun ini, perayaan HPN tersebut juga sebagai perayaan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-79.
Tema HPN 2025 yang dirilis oleh PWI adalah ‘Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa’. Tema itu menjadi acuan dan identitas dalam penyelenggaraan seluruh rangkaian acara HPN.
Dihimpun dari berbagai sumber, tema HPN tahun 2025 itu menunjukkan dukungan pers terhadap upaya menciptakan sistem pangan berkelanjutan berbasis inovasi dan dan kearifan lokal.
Tidak hanya tema, dilansir dari laman resmi PWI, logo HPN 2025 juga dilaunching penuh filosofis dengan kearifan lokal Kalimantan, sebagai tuan rumah puncak acara. Logo HPN tersebut bisa diunduh di laman resmi PWI.
Dalam logo HPN tersebut, menampilkan hewan bekantan sebagai ikon HPN 2025. Bekantan itu menggunakan laung, yakni ikat kepala khas Banjar dan pakaian adat Banjar yang terbuat dari Beludru.
Berikut detail makna logo HPN 2025:
1. Laung, ikat kepala yang merupakan simbol tradisional pria Banjar.
2. Pakaian adat dari bahan Beludru yang mencerminkan kemewahan budaya lokal
3. Motif galung pancar matahari pada baju, mencerminkan keteguhan, kebaikan, dan keberuntungan.
4. Motif naga dan kelabang pada baju mencerminkan kekuatan dan keberuntungan.
5. Kepala sabuk intan yang dikenakan bekantan, merupakan representasi dari alam Kalimantan Selatan.
6. Seikat padi di tangan kiri, melambangkan peran pers sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembeda pangan.
7. Pena ditangan kanan, melambangkan keteguhan insan pers dalam menjunjung tinggi kebebasan, kecerdasan, kreativitas,dan profesionalisme. (nur)





