KABAR MADURA | Kesehatan mental generasi Z atau gen Z lebih mudah terganggu, jika dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya.
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kesehatan mental generasi Z mudah terganggu. Diantaranya, pengaruh media sosial, tekanan sosial yang tinggi ekspektasi, kondisi ekonomi dan ketidakpastian masa depan, kecemasan yang berlebih, dan lainnya.
Sejumlah faktor yang dialami oleh generasi Z tersebut akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan mental setiap individu, mulai dari depresi, gangguan stress pasca trauma, insomnia, bipolar, dan gangguan kesehatan mental lainnya.
Berikut tips menjaga kesehatan mental untuk generasi Z:
- Mengelola stres dengan baik
Mengelola stres dengan baik bisa dilakukan melalui berolahraga, meditasi, atau melibatkan diri dalam kegiatan yang menyenangkan, sehingga bisa membantu mengurangi kecemasan berlebih yang disebabkan oleh tekanan sosial ataupun tekanan akademik yang tinggi.
- Melakukan pembatasan penggunaan media sosial
Salah satu faktor kesehatan mental generasi Z terganggu adalah media sosial. Oleh sebab itu, diperlukan pembatasan dalam interaksi di dunia maya. Salah satunya, mengikuti akun yang memberikan konten positif.
- Menjaga koneksi sosial yang sehat
Dalam hal ini, bisa dimulai dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, ataupun teman yang bisa mendukung dan memahami serta memberikan rasa nyaman dan aman.
- Istirahat yang cukup
Melalui istirahat yang cukup, bisa menjaga keseimbangan emosi dan kesehatan mental. Apabila kurang tidur, bisa berpengaruh pada konsentrasi, daya tahan terhadap stres, dan suasana hati.
- Melatih diri untuk bisa berbicara secara terbuka
Cobalah terbuka kepada orang lain atau tenaga profesional dalam menghadapi masalah yang dihadapi. Cara itu, bisa menjadi salah satu langkah untuk menjaga kesehatan mental.
- Praktikkan self-care
Coba untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri, baik melalui hobi, olahraga, atau hanya sekedar bersantai.
Itulah enam cara untuk tetap menjaga kesehatan mental tetap stabil. (nur/zul)





