Jelang Hadapi Macan Kemayoran, Presiden Madura United: Jangan Berharap Kebaikan Wasit

Olahraga, Headline1,803 views

KABAR MADURA | Madura United tengah bersiap menghadapi salah satu laga berat di paruh pertama kompetisi Super League 2025/2026. Laskar Sape Kerrab akan menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-10 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP), Pamekasan, Jumat (24/10/2025).

Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Madura United, bukan hanya karena status Persija sebagai tim besar, tetapi juga karena performa kandang Madura United sejauh ini masih jauh dari harapan. Dalam 9 laga yang sudah dijalani, belum satu pun kemenangan diraih di kandang sendiri.

Madura United mendapat suntikan kepercayaan diri setelah menumbangkan Dewa United di laga tandang pekan lalu. Meski tampil tanpa dua pemain asing andalannya, Lulinha dan Iran Junior, Madura United mampu bermain kompak dan menang dengan skor 2-0. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa tim tetap kompetitif meski tidak dalam kekuatan penuh.

Baca Juga:  ABK Kapal LCT Kinta Perjaya yang Hilang di Galangan Ditemukan Meninggal di Laut Kamal Bangkalan

Di sisi lain, Persija Jakarta datang dengan modal besar setelah meraih kemenangan 3-1 atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Lini serang Macan Kemayoran mulai menunjukkan konsistensi di bawah asuhan Mauricio Sousa, pelatih asal Brasil yang notabene merupakan mantan juru taktik Madura United. Mauricio diyakini sudah memahami karakter dan kelemahan beberapa pemain Madura United, yang bisa menjadi ancaman tersendiri bagi tim tuan rumah.

Kondisi ini diakui Presiden Madura United Achsanul Qosasi, sebagai ujian penting untuk mengukur mental dan kedewasaan tim. Dia meminta pemain untuk bekerja lebih keras dan tidak mengandalkan faktor eksternal, seperti keberpihakan wasit.

Baca Juga:  Jelang Lawan Persita, Pelatih Madura United Soroti Penyelesaian Akhir

“Saya sampaikan kepada pemain, tidak ada yang bisa dilakukan sekarang kecuali terus berlatih dan memperbaiki diri. Jangan berharap kepada kebaikan wasit, karena hampir semua klub pernah dirugikan oleh keputusan wasit,” tegas Achsanul, Selasa (21/10/2025).

Pria yang akrab disapa AQ itu juga menyoroti pentingnya menjaga motivasi dalam menghadapi jadwal padat ke depan. Dalam dua pekan berikutnya, Madura United dijadwalkan melakoni tiga laga berat beruntun, termasuk melawan Borneo FC dan Bali United.

“Semua lawan berat, tapi yang paling penting sekarang adalah bagaimana pemain tampil disiplin dan menikmati permainan. Kemenangan akan datang kalau mereka percaya dengan kerja keras sendiri,” pungkasnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *