KABAR MADURA | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet pencak silat Kabupaten Sumenep dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang digelar di GOR Pancasila Surabaya. Namun, di balik raihan medali emas dan perak itu, tantangan yang lebih berat disebut sudah menanti para pesilat muda Kota Keris.
Atlet IPSI Kabupaten Sumenep, Fettum Muksin Alkatiri, sukses mempersembahkan medali emas setelah tampil impresif sepanjang pertandingan. Sementara rekannya, Arya Putra Fernanda, turut menyumbangkan medali perak usai melewati persaingan ketat di nomor yang diikutinya.
Pelatih IPSI Sumenep, Hidayatul Rohim, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Meski demikian, ia menilai hasil itu bukan akhir perjuangan, melainkan awal menghadapi persaingan yang lebih kompetitif di level berikutnya.
“Alhamdulillah pada Kejurprov kali ini atlet IPSI Kabupaten Sumenep bisa membawa pulang medali emas dan perak. Pencapaian ini sesuai dengan harapan kami, meski sebenarnya ada kesempatan untuk membawa pulang dua medali emas,” ungkapnya.
Menurut Hidayatul, peningkatan kualitas latihan dan mental bertanding menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika ingin bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Sebab, kompetisi pencak silat di Jawa Timur dinilai semakin ketat dengan munculnya atlet-atlet muda potensial dari berbagai daerah.
“Ke depan tantangannya tentu lebih berat. Karena itu atlet harus terus meningkatkan disiplin latihan, mental tanding, dan pengalaman bertanding agar mampu bersaing di level regional maupun nasional,” tegasnya.
Dia berharap capaian tersebut mampu menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berkembang, tidak hanya dari sisi kualitas teknik bertanding, tetapi juga jumlah atlet potensial yang dimiliki IPSI Sumenep.
Sementara itu, Ketua IPSI Sumenep, Santoso, mengaku bangga atas pencapaian para atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah saya sangat bangga dengan pencapaian yang sangat gemilang ini. Terima kasih kepada seluruh pelatih dan tim yang telah bekerja keras, sehingga dalam Kejurprov tahun ini atlet IPSI Sumenep mampu membawa pulang medali emas dan perak,” jelas Santoso.
Namun demikian, Santoso mengingatkan bahwa prestasi tersebut harus menjadi pemacu semangat untuk menghadapi agenda pertandingan yang lebih besar di masa mendatang. Dia menilai pembinaan atlet secara berkelanjutan menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi prestasi IPSI Sumenep.
“Prestasi ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Tantangan ke depan semakin berat, sehingga pembinaan atlet muda harus terus dilakukan agar lahir pesilat-pesilat handal yang mampu membawa nama Sumenep lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (ara/waw)





