Bantuan Alat Tangkap Kembali Tidak Dianggarkan, Diskan Hanya Anggarkan Hibah GPS dan Coolbox

News54 views

KABAR MADURA | Hibah alat penangkapan ikan (API) tahun  ini kembali tidak teranggarkan, sama dengan  2023. Namun, bantuan untuk sarana usaha kenelayanan berupa alat bantu penangkapan ikan (ABPI) tetap terkaver pada tahun ini. 

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Pamekasan Muhammad Jufri Effendi mengatakan, hibah ABPI yang dimaksud berupa GPS dan coolbox. Bantuan itu untuk membantu penyediaan sarana usaha nelayan yang tergabung dalam kelompok usaha bersama (KUB). 

“Kegunaan GPS sebagai penunjuk arah perjalanan ke lokasi penangkapan ikan, memberi informasi jika terjadi penyimpangan arah. Bahkan bisa memberi informasi potensi posisi ikan berada di laut. Kegunaan coolbox di atas kapal nelayan untuk penanganan hasil tangkapan ikan, agar kualitas tetap terjaga,”  jelasnya kepada Kabar Madura, Rabu (17/1/2024). 

Untuk GPS, pihaknya menyediakan 19 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp143.412.000. Belasan unit GPS itu untuk lima KUB, meliputi di Desa Branta Tinggi, Desa Tlesah, Desa Baddurih, dan Desa Pegagan.

Sementara untuk coolbox, ada 46 unit yang akan diproyeksikan untuk empat KUB di Desa Branta Pesisir, Desa Tlesah, dan Desa Kaduara Barat. Anggarannya sebesar Rp46.853.100. 

Kemungkinan, kata Jufri, penyalurannya akan direalisasikan pada Maret hingga April mendatang. Dia juga memastikan, penerima bantuan itu adalah KUB yang sudah berbadan hukum dan terdaftar serta aktif kelembagaannya.  

“2023 tidak ada hibah API, baik dari APBD maupun dari provinsi. Tapi ada bantuan gillnet rajungan di Desa Polagan untuk 12 nelayan dari Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia,” tuturnya. 

Sementara itu, serang nelayan asal Branta Pesisir, Suadi, mengatakan, selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah setempat. Dia berharap, ke depan ada bantuan berupa alat tangkap atau sarana penunjang lainnya untuk kenelayanan yang didapatkan oleh kelompoknya. 

“Selama ini tidak pernah dapat bantuan apa-apa. Jika tidak dapat tahun ini, mudah-mudahan tahun depannya lagi dapat,” ujarnya, Rabu (17/1/2024). 

Pewarta: Safir Nur Laily

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *