Mayoritas Perangkat Desa dan BPD di Pamekasan Sudah Terkaver BPJS Ketenagakerjaan

News71 views

KABAR MADURA | Sejak Februari 2024 lalu, mayoritas perangkat desa dan anggota badan permusyawaratan desa (BPD) di Pamekasan sudah terkaver kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini bisa terlaksana berkat dorongan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terhadap setiap pemerintah desa (pemdes).

Atas dasar itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Pamekasan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pemkab. Bahkan, sebelum kegiatan pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Pamekasan tentang Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa (Kades) di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (26/6/2024), BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris perangkat desa yang telah wafat.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Anita Ardhiana mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas ketercakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di tingkat desa tersebut. Dia berharap, capaian ini terus konsisten dilanjutkan, termasuk para pekerja rentan di desa juga diperhatikan oleh pemdes. Sehingga, bisa memberikan rasa aman, memberi perlindungan, dan mendorong produktivitas para pekerja rentan.

“Harapannya kepesertaan ini bisa berlanjut terus. ketika kemudian ada risiko kerja sampai meninggal dunia dan waktu kepesertaannya melebihi 3 tahun, maka maksimal 2 orang anaknya akan diberikan beasiswa sebesar Rp170 juta, selain jaminan kematian sebesar Rp42 juta,” paparnya.

Baca Juga:  Dari 128 Dapur MBG di Pamekasan, Sudah 91 yang Daftarkan Karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin mengungkapkan, secara prinsip perlindungan ketenagakerjaan akan terus didorong kepada setiap profesi di Bumi Gerbang Salam, salah satunya perangkat desa.

“Kami harapkan semua profesi terkaver ketenagakerjaan, sehingga adanya musibah yang tidak diketahui sudah ada perlindungannya,” tutur Masrukin.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang ahli waris perangkat desa yang meninggal dunia dari Desa Tlonto Rajeh, Hermanto, sangat berterima kasih kepada BPJS ketenagakerjaan, sebab sudah diberi santunan.

“BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu sekali,” singkatnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *