DP3AP2KB Pamekasan Maksimalkan Program Dashat Tekan Kasus Stunting

News205 views

KABAR MADURA | Penurunan angka stunting menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Berbagai upaya konkret dilakukan untuk menyukseskan program yang bermuara pada penurunan angka stunting. Salah satunya dengan memaksimalkan dapur sehat atas stunting (Dashat).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan Munapik, saat menggelar Workshop Penguatan Penyelenggaraan Dashat di Kampung Keluarga Berkualitas (KB), Kamis (11/7/2024)

Menurut Munapik, sinergitas dan kerjasama merupakan kunci utama dalam menekan angka stunting. Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk memaksimalkan Dashat di Kampung KB agar dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, di Kampung KB terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh aspek, utamanya dalam mencapai target peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. 

“Percepatan penurunan stunting menjadi prioritas pembangunan, maka seluruh kader KB, pengurus dan anggota pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) di desa dan kelurahan, diharapkan bisa mendorong perubahan pola pikir masyarakat supaya tidak terjadi stunting pada anak-anaknya,” paparnya, Kamis (11/7/2024) 

JJS Kabar Madura

Dijelaskannya, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat perlu ditingkatkan, apalagi di 189 desa dan kelurahan sudah dibentuk seratus persen Kampung KB. Oleh karenanya, keberadaan Kampung KB diharapkan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam menekan stunting. 

“Jadi yang dibutuhkan saat ini adalah kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, sehingga bisa bekerja melakukan pembinaan dan penyuluhan,” ujarnya. 

Munapik melanjutkan, pemerintah telah mengupayakan pencegahan stunting dari hulu yang dilakukan kepada calon pengantin melalui pendampingan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Banggkencana). 

“Untuk itu, semua pelaksana diharapkan mampu mengerahkan upaya terbaiknya dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya. 

Untuk diketahui, peserta dari workshop yang digelar di Ruang Pertemuan (DP3AP2KB) Pamekasan tersebut, berasal dari beberapa desa dan kelurahan, sedangkan pemateri berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dan DP3AP2KB Pamekasan. 

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif. 

Redaktur: Miftahul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *