KABAR MADURA | Wilayah kekeringan di Sumenep bertambah menjadi 64 desa. Awalnya, hasil pemetaan pada musim kemarau tahun ini terdapat 59 desa di 19 kecamatan yang berkategori daerah kekeringan.
Terdapat tambahan 5 desa baru dari hasil pemetaan terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep. Hasil pemetaan itu juga sudah ditetapkan dalam surat keputusan (SK) bupati Sumenep. Sebanyak 5 desa tambahan itu antara lain Desa Batuputih Laok Kecamatan Batuputih, Desa Gayam, Pancor, Naggar, Kaloang di Kecamatan Nonggunong.
“Nantinya daerah kekeringan di desa itu bisa bertambah, kalau ada laporan masyarakat, tapi jumlah kecamatannya mungkin tetap,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Ach. Laili Maulidi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) Sumenep Akh. Taufik, Selasa (15/7/2024).
Di wilayah kekeringan tersebut, saat ini mulai disalurkan air, namun disesuaikan dengan laporan masyarakat. Namun warga harus menalangi dananya terlebih dahulu, atau berutang ke orang yang memiliki air bersih, lalu diajukan ke Pemkab Sumenep.
Setelah Pemkab Sumenep menerima pengajuan, anggaran pembayarannya dialokasikan dari dana bantuan tidak rerduga (BTT). Di tahun 2024 ini, BTT yang disediakan senilai Rp5 miliar. Meskipun begitu, dana itu tidak hanya digunakan untuk drop air ke masyarakat, tetapi untuk seluruh pendanaan bantuan korban bencana di Sumenep.
Musim kemarau pada 2024 ini, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncaknya berlangsung pada Agustus.
WILAYAH KEKERINGAN SUMENEP 2024
Kecamatan Pasongsongan: 4 desa
Kecamatan Ambunten: 2 desa
Kecamatan Talango: 4 desa
Kecamatan Saronggi: 2 desa
Kecamatan Rubaru: 4 desa
Kecamatan Batuputih: 12 desa (awalnya sebanyak 11 desa)
Kecamatan Ganding: 2 desa
Kecamatan Lenteng: 1 desa
Kecamatan Pragaan: 3 desa
Kecamatan Batang-batang: 5 desa
Kecamatan Giligenting: 1 desa
Kecamatan Nonggunong: 7 desa (awalnya sebanyak 3 desa).
Kecamataan Ra’as: 1 desa
Kecamatan Arjasa: 4 desa
Kecamatan Kangayan: 5 desa
Kecamatan Sapeken: 1 desa
Kecamatan Masalembu: 1 desa
Kecamatan Gayam: 4 desa
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





