Dosen UIM Berikan Workshop Tata Kelola Wisata Digital untuk Optimalkan Wisata Bahari Lembung

News71 views

KABAR MADURA | Dosen Universitas Islam Madura (UIM) memberikan workshop transformatif sebagai langkah konkret dalam rangka mewujudkan potensi wisata bahari, di Desa Lembung, Kecamatan Galis, Pamekasan, Sabtu (24/8/2024).

Kegiatan yang bertajuk “Tata Kelola Wisata Bahari Berbasis Digital” itu merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PMM). Workshop tersebut diikuti sejumlah pengelola wisata bahari, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sabuk Hijau, dan pengurus Karang Taruna Desa Lembung.

Ketua Pengabdian Masyarakat Prodi Sistem Informasi UIM Aang Darmawan mengatakan, pihaknya mendatangkan empat narasumber yang kompeten, yakni Imam Syafe’i, Endang Triwahyurini, Ivana Yudhisari, dan Doni Ferdiansyah. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis tentang bagaimana teknologi digital dapat menjadi katalisator dalam mengelola dan mempromosikan wisata bahari secara optimal.

“Workshop ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola wisata berbasis teknologi dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata,” ujarnya.

Baca Juga:  Kukuhkan 4 Profesor, UIN Madura Perkuat Peran Institusi dalam Inovasi dan Kemajuan

Aang menjelaskan, dalam workshop itu, Imam Syafe’i memperkenalkan sistem informasi wisata digital berbasis virtual “e-PesesserTour”, sebuah platform inovatif yang akan mempermudah wisatawan mengakses informasi dan merasakan pengalaman virtual interaktif seputar destinasi wisata bahari.

JJS Kabar Madura

Kemudian, narasumber Endang Triwahyurini menyampaikan pentingnya menjaga keberlanjutan wisata bahari. Dengan melibatkan masyarakat lokal, dalam rangka memastikan bahwa pengembangan wisata memberikan manfaat ekonomi sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya.

“Sementara, Ivana Yudhisari membahas strategi rebranding dan inovasi dalam layanan wisata, khususnya melalui diversifikasi layanan berbasis digital. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Desa Lembung di mata wisatawan domestik dan internasional,” jelas Aang.

Sedangkan, lanjut Aang, narasumber Doni Ferdiansyah menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan wisata bahari. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan wisata.

Baca Juga:  Kukuhkan 4 Profesor, UIN Madura Perkuat Peran Institusi dalam Inovasi dan Kemajuan

“Kegiatan ini juga mencakup pendampingan masyarakat lokal oleh mahasiswa KKN-PMM, yang memberikan pelatihan teknis dalam pengelolaan sistem informasi wisata dan promosi digital. Para peserta workshop mendapatkan kesempatan langsung untuk mempraktikkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan wisata,” paparnya.

Aang berharap, workshop tersebut dapat membekali masyarakat dengan pemahaman mendalam tentang pengelolaan wisata bahari yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Sekadar diketahui, workshop ini merupakan kelanjutan dari program e-PesesserTour yang telah diluncurkan pada Juli 2024. Kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan Desa Lembung sebagai model sukses dalam pengembangan wisata bahari berbasis teknologi dan masyarakat di Pamekasan. (*/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *