Dines P2KB Sumenep Harus Evaluasi Serapan Dana BOK

News154 views

KABAR MADURA | Serapan penggunaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) 2024 tidak sampai 100 persen. dari anggaran Rp24,9 miliar hanya terealisasi Rp21,7 miliar. Hal itu digunakan pada 30 puskesmas di Sumenep.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep drg. Ellya Fardasah melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Moh. Nur Insan membenarkan bahwa realisasi anggaran BOK tidak terserap 100 persen.

“Mengenai alasan tidak sampai 100 persen, masih akan dirapatkan bersama seluruh kepala puskesmas di Sumenep, yang jelas ketika tidak terserap 100 persen maka ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana,” katanya, Kamis (9/1/2025).

Menurutnya, berdsarkan pantauannya di seluruh puskesmas di Sumenep, pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan di 30 puskesmas tetap berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Terdapat beberapa menu kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bersumber dari dana BOK, yakni program pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk balita.

Kemudian, berbagai pelayanan kesehatan untuk penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), serta percepatan perbaikan gizi masyarakat. Termasuk juga upaya untuk deteksi dini, preventif, respon berbagai penyakit, pemberian insentif UKM, kegiatan penguatan kolaborasi puskesmas dengan klinik pratama serta lainnya.

“Tentu tidak terserapnya sebanyak 100 persen itu akan segera dievaluasi, supaya pada tahun 2025 ini tidak terulang kembali,” ucap dia.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin mengatakan, BOK dianggarkan setiap tahun agar semua kebutuhan di puskesmas bisa terpenuhi melalui bantuan tersebut. Mengenai serapan anggaran tidak mencapai hingga 100 persen agan segara dievaluasi.

“Kami sebagai mitra kerja Dinkes P2KB Sumenep mewakili masyarakat, akan melakukan evaluasi. Kami sedikit kecewa atas capaian itu. Paling tidak minimalnya mendapatkan 90,5 persen ataupun maksimal 100 persen,” kata politisi PKB ini. (imd/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *