KABAR MADURA | Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Sampang hingga saat ini belum terealisasi.
Hal itu disebabkan belum ada surat tembusan dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sampang Umi Hanik Laila mengatakan, untuk program MBG di Sampang belum bisa dipastikan kapan akan direalisasikan.
Menurutnya, masa percobaan pertama MBG di Sampang belum dapat dilaksanakan dikarenakan belum ada lembaga yang mendaftar sebagai penyalur.
“Program MBG ini, pendataan dan pelaksanaannya bukan dari Pemkab, akan tetapi lebih direkomendasikan dari pihak ketiga,” ucapnya, Rabu (27/2/2025).
Hanik mengatakan, salah satu penyebab minimnya lembaga yang mendaftar sebagai penyalur, diakibatkan persyaratannya yang tidak mudah.
Sedangkan untuk pendanaan MBG akan dikaver dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sampang.
“Saya berharap, untuk di masa percobaan kedua ada lembaga penyalur yang mendaftarkan diri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sampang (Disdik) Sampang Muhammad Fadeli melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Maweddah menyampaikan, terkait program MBG, belum bisa ditindaklanjuti dikarenakan belum ada dasarnya.
“Pak kadis menyampaikan, masih belum ada surat dari pusat,” singkatnya. (KM91/sub/din)





