KABAR MADURA | Jalan poros di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Sampang diperbaiki warga secara swadaya. Hal itu lantaran kondisi jalan rusak tersebut tidak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.
Warga terpaksa sumbangan dan mengerjakan sendiri perbaikan jalan tersebut lantaran sudah tidak sabar menunggu janji perbaikan dari pemerintah daerah.
Warga setempat Rois Anwar mengatakan, masyarakat sudah jenuh menunggu janji dari pemerintah untuk memperbaiki jalan poros kabupaten di desanya tersebut.
Menurutnya, kondisi jalan yang menghubungkan Desa Lepelle dengan Desa Palenggiyan itu sangat memprihatinkan, bahkan tidak sedikit warga yang pernah mengalami kecelakaan akibat jalan yang licin dan berlumpur.
“Saya sangat bersyukur, masyarakat kompak patungan dan gotong-royong untuk memperbaiki jalan ini. Kalau kita hanya menunggu janji pemerintah, mungkin akan memakan waktu yang lama, dan kondisi jalan semakin parah,” ujarnya. Kamis (15/5/2025).
Rois mengungkapkan, sebenarnya upaya perbaikan jalan secara swadaya itu merupakan bentuk protes dari warga Desa Lepelle kepada pemerintah. Dirinya menekankan dengan adanya gerakan swadaya itu, masyarakat agar tidak dijadikan landasan bagi pemkab untuk melepaskan tanggung jawabnya.
Untuk itu, Rois berharap ada perhatian khusus dari Bupati Sampang untuk mengalokasikan anggaran guna memperbaiki jalan poros kabupaten di daerahnya.
“Tanggung jawab untuk memperbaiki jalan poros kabupaten ini adalah bupati. Seharusnya, ketika ada warga yang sampai melakukan perbaikan secara swadaya, bupati tersinggung dan malu kepada warganya,” pungkasnya. (km91/sub/din)





