KABAR MADURA | Diabetes tipe lima menjadi jenis diabetes baru yang diumumkan oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF) pada April 2025. Diabetes tipe ini menyerang anak-anak dan usia remaja.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan dr. Moh. Ariful Munir mengatakan, diabetes tipe 5 itu terjadi lantaran adanya kerusakan sel pankreas yang disebabkan karena malnutrisi, sehingga tidak bisa memproduksi insulin.
“Ada diabetes melitus (DM) tipe 1, DM tipe 2, diabetes gestasional atau pada kehamilan, dan diabetes tipe lain. Nah, yang tipe 5 ini masuk ke jenis yang tipe lain,” ujar dr. Ariful, Kamis (22/5/2025).
Pencegahan diabetes tipe 5 tersebut bisa dilakukan dengan memperhatikan pemenuhan gizi yang dikonsumsi, bahkan saat masih dalam kandungan. Hal itu dikarenakan diabetes tipe 5 terjadi karena malnutrisi sejak dini.
dr. Ariful menjelaskan, gejala diabetes tipe 5 tidak jauh berbeda dengan diabetes tipe yang lain, yakni timbul gatal-gatal, gangguan penglihatan, adanya penurunan berat badan secara drastis, kelelahan ekstrem, dan beberapa gejala lainnya.
Dalam penanganan diabetes, lanjut dr. Ariful, yang perlu diperhatikan adalah kadar konsumsi gula. Menurutnya, konsumsi gula pada anak sebaiknya tidak lebih dari 15 hingga 16 gram per hari. Sementara untuk orang dewasa, tidak lebih dari 25 gram.
“Hindari mengkonsumsi gula tambahan yang berlebihan. Penyakit diabetes juga dapat dicegah dengan pola hidup sehat, seperti olahraga 150 menit dalam sepekan, istirahat yang cukup, dan kekola setres,” tandasnya. (nur/din)





