APTMA Perjuangkan Kelonggaran Tarif Cukai Rokok Madura, Ini Tanggapan Haji Her

Ekonomi152 views

KABAR MADURA | Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) mengapresiasi langkah Asosiasi Pengusaha Muda Tembakau Madura (APTMA). Terutama saat APTMA memperjuangkan petani tembakau Madura hingga ke DPR RI.

Diketahui, APTMA melakukan audiensi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR RI, Selasa (27/5/2026).

Dalam kesempatan itu, organisasi yang dipimpin Holili tersebut tengah memperjuangkan rokok lokal Madura agar masuk kategori Industri Kecil Menengah (IKM).

Tidak hanya itu, pengusaha tembakau Madura juga seharusnya dilonggarkan tarif cukai dengan memberlakukan tarif Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan III, sehingga rokok legal akan terus semakin meningkat.

Pihaknya mengaku ingin mengikuti langkah P4TM dalam memperjuangkan petani tembakau Madura. Langkahnya tidak terlepas dari saling mendukung terhadap perjuangan P4TM selama ini, yakni dalam meningkatkan kesejahteraan petani tembakau Madura.

“Di samping itu, ketika rokok legal makin meningkat, otomatis pendapatan negara di bidang cukai juga bakal meningkat. Muaranya, peningkatan pendapatan negara akan berimbas positif ke pendapatan masyarakat,” tegasnya.

Ketua P4TM H. Her menjelaskan, langkah positif para pengusaha muda tembakau dalam memperjuangkan petani tembakau Madura itu harus didukung.

“Jika para pengusaha tembakau diberikan perlakuan khusus, maka saya yakin industri rokok di Madura akan lebih maju,” ungkapnya, Rabu (28/5/2025).

Setelah banyak perusahaan rokok tumbuh, katanya, maka secara otomatis angka pengangguran akan berkurang dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

“Saya juga meyakini, jika pemerintah memperhatikan para pengusaha rokok dengan baik dan ada kelonggaran tarif cukai, maka mereka akan segera mengajukan izin,” terangnya.

Kata pria yang akrab dipanggil H. Her itu, pengusaha dan pemerintah harus selalu bergandeng tangan sehingga secara perlahan kesadaran untuk menyumbang pendapatan terhadap keuangan pemerintah terus meningkat. (rul/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *