KABAR MADURA | Memasuki musim tanam tembakau 2025, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menghadirkan janji kepada para perani. Yakni, akan menjaga stabilitas harganya.
Tidak sebatas janji, pihaknya di awal musim tembakau kali ini telah menempuh langkah taktis, yakni dengan mengumpulkan para jurugan pabrik lokal.
Selanjutnya, Bupati Kholil akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pabrikan nasional, agar mampu menyerap produksi tembakau dengan harga stabil.
“Beberapa minggu yang lalu kami sudah mengumpulkan para pengusaha tembakau, tinggal nanti pada pertengahan Juli ini kami akan safari guna menjaring kesepakatan-kesepakatan dengan pabrik,” paparnya, Kamis (10/7/2025).
Pengasuh Pesantren Matsaratul Huda Panempan itu akan memastikan kapan pembelian akan dimulai. Termasuk berapa jumlah serapan dari masing-masing pabrikan yang dibutuhkan. Juga terkait penetapan break even point (BEP)-nya.
Kaitannya dengan musim yang kurang mendukung, tambah KH. Kholil, masyarakat harus berpikir cerdas supaya ada tanaman alternatif yang mampu memanfaatkan lahan kosong, ketika musim tanam tembakau kurang bersahabat.
“Jadi harus ada tanaman alternatif, ketika tembakau tahun itu kurang produktif, maka ada tanaman penyangga,” imbuhnya.
Mantan Anggota DPR RI itu sebenarnya ingin menggugah kesadaran masyarakat, bahwa menanam tembakau dipersilakan, akan tetapi lahan tidur yang belum tergarap bisa ditanami tanaman alternatif. Itu bisa menopang kesejahteraan para petani.
“Jadi lahan yang tidak digunakan untuk tanaman tembakau bisa digarap untuk tanaman alternatif,” terangnya. (rul/nam)





