Achsanul Qosasi mendorong pembangunan jalan tol di Madura untuk mengatasi kemacetan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan KEK Tembakau guna melindungi petani dan pelaku usaha lokal.
Tembakau Madura
KEK Tembakau Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Madura
Presiden KUP Pojur Prof. Achsanul Qosasi menilai pembentukan KEK Tembakau menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi Madura, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung perjuangan Madura Provinsi.
Bupati Fauzi Doakan Petani Tembakau Sumenep Panen Melimpah dan Harga Jual Menguntungkan
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendoakan petani tembakau memperoleh panen melimpah, kualitas terbaik, dan harga jual menguntungkan menjelang musim panen tembakau 2026.
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Fauzi As menilai KEK Tembakau Madura layak diperjuangkan sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan hilirisasi komoditas lokal. Namun, tantangan regulasi cukai, resistensi industri, dan desain fiskal menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Realisasi Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Tersendat Perbup
Kepala Bidang Industri Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Didik Prayitno, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang bersumber dari anggaran DBHCHT wajib melalui tahapan asistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum dapat dijalankan.
Apresiasi Layer Baru CHT, Achsanul Qosasi Dorong Pemerintah Percepat KEK Tembakau Madura
“Layer baru CHT adalah langkah baik. Tetapi bagi Madura, jalan keluar dari kemiskinan membutuhkan kebijakan yang lebih besar: KEK Tembakau,” ujar Presiden Madura United FC itu, dikutip dari unggahan Instagramnya, Selasa (2/6).
Penerapan Layer Baru CHT Dapat Persetujuan DPR, KAMURA: Bukan Solusi Akhir!
“Kami mengapresiasi langkah Menteri Keuangan dan DPR jika benar kebijakan ini diarahkan untuk memberi jalan transisi yang adil. Dengan layer baru cukai, produsen kecil yang selama ini informal dapat masuk ke sistem resmi, membayar kewajiban kepada negara, sekaligus tetap menjaga keberlangsungan ekonomi lokal yang selama ini menopang petani tembakau dan menyerap tenaga kerja di daerah,” ujar Ketua KAMURA Subairi Muzakki.
Emas Hijau
Oleh: Rosnindar Prio Eko Rahardjo, Komisioner KPID Jatim, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bahaudin Mudhary Madura, Redaktur Kabar Madura.
KEK Tembakau Madura Koreksi Ketimpangan, KAMURA: Jangan Dipersempit Jadi Isu Rokok!
Demikian dikatakan Ketua Komunitas Muda Madura (KAMURA), Subairi Muzakki, menanggapi kritik yang melawankan ide KEK Tembakau Madura dengan filosofi cukai dan kesehatan publik.
Dukung Perjuangan Haji Her, Ulama dan Ribuan Petani Doa Bersama untuk Kelancaran Musim Tanam Tembakau
Para ulama tersebut meliputi KH. Hakam Masduki, KH. Fahrurrozi Musyaffa dari Pondok Pesantren Cendana Kadur, KH. Afifuddin Toha selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam Kadur, KH Kholil Muhammad yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Gunung Sari, dan beberapa ulama khas lainnya.
Prof. AQ: KEK Tembakau Madura Jadi Solusi Penguatan Ekonomi Daerah
Penyusunan naskah akademik KEK Tembakau Madura melibatkan lima universitas di Surabaya dan Madura. Kajian ini merumuskan strategi penguatan ekonomi daerah berbasis potensi tembakau dan garam Madura.
- 1
- 2
- 3
- 4
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.



















