KABAR MADURA | Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang terkesan menutup informasi terkait penerima bantuan hand sprayer tahun 2025.
Bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) itu, hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai jumlah kelompok tani penerima, kriteria penyaluran, maupun sebaran wilayah penerima.
Selain itu, Disperta KP juga belum mengungkap harga satuan dari hand sprayer yang dibeli. Belum ada kepastian apakah setiap kelompok tani hanya mendapatkan satu unit atau terdapat kelompok yang menerima lebih dari satu unit.
Pegawai Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Disperta KP Sampang Mery Sulistiana mengungkapkan bahwa pengadaan bantuan tersebut menggunakan dana DBHCHT dengan nominal cukup besar.
“Total anggaran pengadaan bersumber dari DBHCHT Rp188.700.000 juta untuk 200 unit hand sprayer,” jelasnya, Kamis (14/8/2025).
Meskipun telah menyebutkan jumlah unit dan total anggaran, Mery enggan memerinci jumlah kelompok tani penerima maupun desa asal penerima bantuan hand sprayer tersebut.
“Penerima bantuan hand sprayer akan didistribusikan ke 9 kecamatan yang ada di Sampang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disperta KP Sampang Suyono, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (yan/din)





