KABAR MADURA | Warga Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Sampang, mengecam keras dugaan tindakan anarkis yang dilakukan suporter Persis Solo. Aksi tersebut tidak hanya merusak fasilitas Puskesmas Tanjung, tetapi juga menyebabkan dua warga mengalami luka-luka.
Menurut keterangan warga setempat, Budari, rombongan suporter Persis Solo tiba-tiba turun dari bus saat berada di area gapura selamat datang Sampang–Pamekasan. Tanpa alasan jelas, mereka langsung menyerang sejumlah anak muda yang tengah nongkrong di lokasi.
“Untuk menghindari serangan dari suporter Persis Solo, mereka kabur ke Puskesmas Tanjung,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Budari menuturkan, serangan tersebut berlanjut hingga ke dalam area Puskesmas. Akibatnya, dua warga Dharma Tanjung mengalami luka di bagian depan dan belakang kepala.
“Korban bernama Edo dan Kamil, warga Dharma Tanjung. Mereka dilempari batu hingga ke Puskesmas,” ungkapnya.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang dr Lusi Dwi Herlinda Harini membenarkan bahwa ada pelemparan batu ke arah Puskesmas Tanjung. Dampaknya, kaca pintu puskesmas pecah dan satu unit ambulans mengalami penyok.
“Semua kerusakan sudah kami dokumentasikan, sebagai proses tindak lanjut,” tandasnya. (yan/din)





