Kunjungan Asesor Matematika di Padepokan Kyai Mudrikah Pamekasan

Pendidikan92 views

KABAR MADURA | PAMEKASAN – Pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, suasana di Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan menjadi istimewa. Lembaga ini mendapat kunjungan dari dua asesor program studi Matematika, yaitu Dr. Latief Sahidin, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara dan Dr. Supandi, S.Si., M.Si dari Universitas PGRI Semarang.

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk menjalin silaturahim, meninjau langsung sistem pembelajaran, dan memberikan motivasi kepada para santri. Kedua asesor berinteraksi dengan pihak IBS PKMKK hingga malam hari, setelah waktu salat Isya.

Dalam sesi motivasi, kedua asesor menyoroti pandangan umum yang sering kali membuat para pelajar, termasuk santri, merasa enggan terhadap matematika. Mereka menyampaikan pesan penting bahwa matematika bukanlah ilmu yang kaku, melainkan ilmu yang fleksibel dan dinamis.

Dr. Latief dan Dr. Supandi menjelaskan bahwa hasil perhitungan matematika bisa bervariasi tergantung pada sudut pandang atau metode yang digunakan. Sebagai contoh, mereka memberikan ilustrasi sederhana: penjumlahan dua jeruk dari ibu dan tiga jeruk dari ayah bisa menghasilkan lima jeruk, tetapi dengan menggunakan metode lain seperti modulo 2, hasilnya bisa menjadi satu jeruk. Penjelasan ini bertujuan untuk mengubah persepsi santri bahwa matematika adalah ilmu yang menakutkan, menjadi ilmu yang menantang dan dapat dipahami dari berbagai perspektif.

Baca Juga:  Refleksi Dies Natalis ke-10 STEI Masyarakat Madani Pamekasan: Membangun Peradaban Umat berbasis Kemandirian Ekonomi Pesantren

Selain memotivasi, kedua asesor juga mengaitkan kunjungan mereka dengan proses akreditasi lembaga, sebuah proses penting untuk menjamin mutu pendidikan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dr. Latief Sahidin menjelaskan, “Akreditasi adalah kesepakatan yang tujuannya memverifikasi dan memvalidasi mutu suatu institusi.” Ia menambahkan bahwa peran mereka sebagai asesor adalah menilai sistem yang ada, dan kunjungan langsung atau luring kini sangat penting setelah masa pandemi. Ia juga menekankan bahwa matematika adalah ilmu yang terus berkembang. ”Kebenaran matematika adalah kebenaran konsistensi. Jadi, untuk menyatakan sesuatu itu benar atau salah, kita harus memahami strukturnya.”

Baca Juga:  HUT ke-14 Kabar Madura, Dirut IBS PKMKK: "Kabar Madura adalah Penjaga Cahaya dan Perawat Peradaban"

Sementara itu, Dr. Supandi menekankan relevansi matematika dalam kehidupan sehari-hari dan hubungannya dengan ilmu lain. ”Matematika itu sangat relevan dengan Islam. Ketika kita mengkaji lebih dalam, kita akan menemukan banyak hal yang sebelumnya tidak kita ketahui,” jelasnya. Ia juga memberikan contoh nyata, seperti arsitektur Candi Prambanan yang merupakan aplikasi dari geometri.

Di akhir sesi, Dr. Supandi memberikan pesan inspiratif. Ia menyampaikan bahwa apa yang sering dianggap sulit, sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. “Orang yang menyukai matematika, pikirannya menjadi lebih sistematis. Mereka terbiasa memikirkan solusi secara mendalam sebelum bertindak,” ujarnya.

Dengan mendalami matematika, para santri diharapkan tidak hanya menguasai angka, tetapi juga memiliki pola pikir problem solver yang bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Kunjungan ini pun diharapkan dapat membuka pandangan baru bagi para santri tentang betapa menarik dan bergunanya ilmu matematika.

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *