KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus menunjukkan geliatnya sebagai kampus yang visioner. Meski baru berusia tujuh tahun, UNIBA Madura telah menapaki jalur internasionalisasi dengan langkah nyata: mulai menerima mahasiswa asing, menjalin kerja sama akademik global, hingga mengirim dosen ke luar negeri.
Rektor UNIBA Madura Prof. Rachmad Hidayat menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting. “Tahun ini kami mulai menerima mahasiswa asing dari Thailand dan Malaysia. Ada delapan program studi yang terbuka untuk mereka, dengan fasilitas beasiswa penuh,” ungkapnya.
Tak hanya mahasiswa, UNIBA Madura juga serius mengembangkan kapasitas tenaga pendidik. Dua dosen telah dikirim ke Australia dan Inggris untuk mengajar di universitas mitra.
“Ini langkah besar untuk meningkatkan kompetensi dosen kami di tingkat global. Mulai tahun ini, kami juga akan mengundang dosen luar negeri untuk mengajar di UNIBA Madura,” jelas Prof. Rachmad.
Program internasionalisasi UNIBA Madura tak berhenti di situ. Sejumlah mahasiswa aktif dikirim ke berbagai negara, termasuk Australia, Singapura, Inggris, Korea Selatan, dan Thailand, guna memperluas wawasan serta jaringan global.
“Internasionalisasi ini adalah bukti nyata kesungguhan UNIBA Madura untuk menjadikan kampus ini sebagai kebanggaan Madura, sekaligus mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya. (ara/nam)






