UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Pendaftaran Mahasiswa Baru Mulai Dibuka

KABAR MADURA | Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi mengantongi izin penyelenggaraan pendidikan kedokteran dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi UTM sekaligus menjadikannya sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Madura yang memiliki Program Studi Kedokteran.

Rektor UTM, Safi’, mengungkapkan rasa syukur atas terbitnya izin tersebut setelah melalui serangkaian proses yang panjang dan ketat.

“Kami sangat bersyukur, akhirnya menteri terkait mengeluarkan izin untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Izin itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 610/B/O/2026 tentang Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi di Universitas Trunojoyo Madura.

Penerbitan keputusan itu merupakan tindak lanjut atas surat permohonan Rektor UTM Nomor B/7204/UN46/TP.01.06/2024 tertanggal 11 Desember 2024, yang dilengkapi dengan surat rekomendasi Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Nomor 46/LL7/KL.00.01/2026 tanggal 30 Maret 2026.

Safi’ menjelaskan, sebelum izin diterbitkan, pemerintah melakukan serangkaian evaluasi yang mencakup asesmen dokumen, asesmen lapangan, hingga penilaian kurikulum. Seluruh tahapan itu berhasil dilalui UTM dengan hasil yang memuaskan.

Alhamdulillah ketiganya dinyatakan lulus, baik asesmen dokumen maupun asesmen lapangan dan berkaitan dengan kurikulum. Oleh karena itu, kami resmi mendapatkan izin,” jelasnya.

Pada tahap awal penyelenggaraan, UTM berencana menerima maksimal 50 mahasiswa baru yang akan dibagi ke dalam dua kelas, masing-masing berkapasitas 25 mahasiswa.

Baca Juga:  Fakultas Hukum UTM Hadirkan Kajati Bali, Kupas Kewenangan Jaksa dan Paradigma KUHAP Baru

Pembukaan Program Studi Kedokteran ini sekaligus membuka peluang baru bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan dokter pada tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran resmi dibuka mulai Rabu (3/6/2026) melalui jalur mandiri, mengingat seluruh tahapan seleksi nasional telah berakhir.

Menurut Safi’, seluruh kebutuhan utama untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran telah dipenuhi, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendukung.

“Secara keseluruhan, SDM Prodi Kedokteran dan sarana prasarana sudah terpenuhi dan siap digunakan. Dan kami masih ada kesempatan membuka pendaftaran mahasiswa baru Prodi Kedokteran di jalur mandiri karena jalur nasional sudah lewat,” pungkasnya. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *