Tersalur 98 Persen, 8 Desa di Pamekasan Belum Ajukan DD Tahap Dua

Berita74 views

KABAR MADURA | Penyaluran Dana Desa (DD) tahap dua di Pamekasan hampir tuntas. Dari total 178 desa penerima, sebanyak 170 desa sudah mencairkan, sementara 8 desa lainnya masih tertahan.

Staf Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Farid Rahman menyebutkan, 8 desa itu meliputi Desa Branta Tinggi, Tobungan, Nyalabu Laok, Rombuh, Tebul Barat, Pasanggar, Cenlecen, dan Palalang.

“Alokasi DD tahun ini sebesar Rp191,9 miliar lebih. Hingga saat ini yang sudah tersalur Rp188,2 miliar atau 98,06 persen,” paparnya.

Kendala yang muncul, kata Farid, terdapat pada Sistem Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) yang masih dalam tahap pemeliharaan. Akibatnya, meski desa sudah menyerahkan berkas ke DPMD, pengajuan tidak bisa langsung diproses melalui sistem.

Baca Juga:  Dua Kali Mangkir Panggilan, Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Berkedok Umrah Murah

Dari 8 desa tersebut, enam di antaranya sudah melengkapi persyaratan pencairan. Namun, dua desa, yakni Nyalabu Laok dan Pasanggar, masih belum tuntas.

“Informasi dari kecamatan, di dua desa itu masih ada beberapa kegiatan tahap pertama yang belum dilaksanakan,” tegasnya.

Pihaknya meminta pemerintah desa segera menuntaskan kewajiban agar pelaksanaan pembangunan di desa bisa berjalan sesuai jadwal.

Sejauh ini, DPMD Pamekasan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk mempercepat pengajuan. Harapannya, seluruh desa bisa segera menyelesaikan pencairan DD tahap dua sesuai batas waktu yang ditentukan. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *