KABAR MADURA | Madura United harus mengakui keunggulan Persib Bandung di laga pembuka Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026. Sape Kerrab Ngode pulang tanpa poin dari lawatan ke Kota Kembang usai takluk di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Minggu (12/10/2025).
Dalam laga kedua, tim U16 Madura United gagal menahan gempuran tuan rumah dan menyerah 0-1. Di kelompok usia U18, perlawanan sengit berakhir dengan skor tipis 2-3. Sementara tim U20 harus mengakui keunggulan Persib dengan skor mencolok 0-3.
Usai hasil kurang memuaskan tersebut, Madura United langsung menatap laga kandang perdana melawan Malut United yang dijadwalkan berlangsung di Madura United Training Ground (MUTG) pada Sabtu–Minggu (18–19/10/2025).
Pelatih Madura United Football Academy (MUFA) Eko Setiawan menilai, masih banyak hal yang perlu dibenahi sebelum laga berikutnya, terutama soal pemahaman taktik dan komunikasi antar lini.
“Rata-rata koordinasi pemain belakang miskomunikasi. Sehingga lawan bisa ambil peluang atas itu, dan berbuah gol,” terangnya.
Sementara itu, Manajer EPA Madura United Faizin Yasyaf menekankan pentingnya menjaga mental dan semangat juang tim di setiap pertandingan. Dia optimistis Madura United mampu berbicara banyak di EPA musim ini.
“Kita harus tunjukkan bahwa Madura bisa bersaing. Tidak usah gentar dengan lawan yang punya nama besar sekalipun,” tegasnya.
Laga kontra Malut United akan menjadi ujian penting sekaligus peluang bagi Madura United untuk meraih kemenangan perdana dan memperbaiki posisi di klasemen Grup B EPA, yang juga dihuni oleh Bali United, Persis Solo, Borneo FC, Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, serta Persib Bandung. (nur/zul)






