KABAR MADURA | Perjalanan menjadi suporter sejati tidak selalu berawal dari kecintaan terhadap sepak bola. Hal itu yang dialami Mela Desi Wulandari, suporter Madura United yang telah setia mendukung tim kesayangannya sejak 2017. Siapa sangka, kehadirannya di tribun justru bermula dari ajakan teman nongkrong.
“Waktu itu diajak teman nonton pertandingan langsung. Awalnya cuma penasaran, seperti apa rasanya duduk di tribun dan melihat langsung pertandingan,” terangnya, Selasa (14/10/2025).
Namun, dari rasa penasaran itu tumbuh kecintaan yang mendalam terhadap dunia suporter. Mela mengaku tidak takut saat pertama kali duduk di tribun penonton, meski sempat mengalami culture shock karena kuatnya euforia suporter di stadion.
Bagi Mela, tribun bukan sekadar tempat menonton. Setiap pertandingan menjadi ruang belajar. Dia berangkat dengan pengetahuan awam tentang sepak bola, namun perlahan mulai memahami berbagai istilah, pola permainan, hingga cara menghidupkan suasana di stadion dalam kondisi apapun.
“Di tribun, saya duduk, melihat, sambil belajar,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).
Momen paling berkesan bagi Mela terjadi saat dirinya tiba-tiba ditunjuk menjadi dirigen, memimpin chant atau yel-yel suporter dari tribun.
“Tiba-tiba ada teman yang nyuruh saya naik. Awalnya bingung, naik ke mana? Jangan-jangan di-prank. Ternyata disuruh jadi dirigen,” kenangnya sambil tertawa.
Meski sempat grogi, dukungan teman-temannya membuat Mela mampu mengatasi rasa gugup. Sejak saat itu, hampir di setiap pertandingan dia dipercaya memimpin chant dari depan tribun.
Bagi Mela, menjadi dirigen bukan hanya soal menghafal yel-yel, tetapi juga tentang menjaga semangat, baik bagi pemain maupun sesama suporter, bahkan ketika tim sedang tertinggal.
Selama aktif di tribun, Mela justru menemukan nilai-nilai yang sering luput dari pandangan umum: loyalitas, kebersamaan, dan solidaritas tinggi antarsuporter, tidak hanya di stadion tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai warga Madura, dia menegaskan akan terus mendukung tim kebanggaan Pulau Garam tersebut.
“Saya orang Madura. Jadi apa pun yang ada di Madura, saya selalu support,” tutupnya. (nur/zul)





