UNIBA Madura Gencar Dorong Dosen Lanjut Studi S3, Tingkatkan Kualitas SDM dan Daya Saing Kampus

Pendidikan59 views

KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kampus.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mendorong dan mengapresiasi para dosen yang melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik program doktor (S3) maupun studi lanjutan lainnya.

Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmat Hidayat, menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan institusi. Menurutnya, kualitas perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kapasitas dan kompetensi tenaga pengajarnya.

Baca Juga:  Rayakan Dies Natalis ke-2, Prodi Kajian Film, Televisi, dan Media UNIBA Madura Santuni Anak Panti Asuhan Amanah

“Kami sangat mengapresiasi para dosen UNIBA Madura yang terus bersemangat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Ini bukan hanya untuk pengembangan pribadi, tetapi juga untuk meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Rachmat Hidayat.

Dia menjelaskan, dosen yang memiliki kualifikasi akademik lebih tinggi akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas lulusan. Dengan wawasan yang semakin luas dan jaringan akademik yang lebih kuat, para dosen diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga:  Kebersamaan Hangat Warnai Halalbihalal Keluarga Besar Mudhary di UNIBA Madura

Prof. Rachmat juga menyebutkan bahwa UNIBA Madura berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk kebijakan akademik maupun fasilitas yang memungkinkan dosen untuk menempuh pendidikan lanjutan tanpa mengabaikan tanggung jawabnya di kampus.

“Kami ingin membangun kultur akademik yang progresif. Ketika dosen terus belajar, maka atmosfer ilmiah di kampus akan semakin hidup. Ini menjadi modal utama dalam meningkatkan akreditasi program studi maupun institusi,” tambahnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *