Madura United Gagal Bawa Poin dari Bantul, Nasib Bertahan Ditentukan di Pekan Terakhir

Olahraga46 views

KABAR MADURA | Madura United harus pulang tanpa poin usai takluk 2-1 dari PSIM Yogyakarta pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026). Hasil itu membuat Laskar Sape Kerrab masih belum aman dari ancaman degradasi dan harus menentukan nasib pada pekan terakhir musim ini.

Tekanan pun semakin besar bagi tim asal Pulau Garam tersebut. Sebab, satu laga tersisa akan menjadi penentu apakah Madura United mampu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia atau justru harus turun kasta musim depan.

Meski gagal membawa pulang poin, tim pelatih tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan pemain Madura United yang tampil ngotot hingga peluit akhir dibunyikan.

Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki mengatakan, anak asuhnya telah menunjukkan perjuangan luar biasa hingga pertandingan usai.

Baca Juga:  Madura United Tanpa Dua Bek Andalan Hadapi Borneo FC

“Pertandingan yang luar biasa. Kami memberikan selamat kepada PSIM karena berhasil mengamankan tiga poin. Tapi saya juga harus memberikan apresiasi terhadap pemain kami yang tidak berhenti berjuang hingga menit terakhir,” jelasnya usai laga.

Pelatih yang akrab disapa coach RB itu mengaku, Laskar Mataram tampil sangat dominan sejak babak pertama. Hal itu membuat Laskar Sape Kerrab kesulitan mengimbangi permainan.

Di babak kedua, kata Coach RB, Madura United mencoba bermain lebih maksimal. Namun, usaha itu belum cukup untuk meraih kemenangan, meski sempat berhasil membobol gawang tuan rumah.

Namun, pihaknya tetap bersyukur karena tidak ada pemain yang mengalami cedera atau terkena akumulasi kartu dalam pertandingan ini.

“Terlepas dari itu, kami bersyukur karena pemain kami tidak ada yang cedera dan tidak ada yang terkena akumulasi kartu. Karena yang jelas, di pertandingan terakhir kami membutuhkan semua pemain yang ada di Madura United,” tegasnya.

Baca Juga:  Mulai Rombak Skuad, Madura United Resmi Lepas Miswar Saputra dan Satrio Azhar

Sementara itu, pemain Madura United, Ilhamsyah mengungkapkan, pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama bermain menyerang. Dia menyebut, kekalahan ini akan menjadi evaluasi bagi timnya sebelum laga terakhir Super League pekan depan.

“PSIM lebih beruntung dari Madura. Ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami. Karena kami masih memiliki laga satu final. Saya rasa pelatih sudah melihat apa yang harus disiapkan di pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Di pekan terakhir, Madura United akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (23/5/2026). (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *