Insentif Dihentikan Selama Libur Sekolah, Mitra SPPG Bangkalan Enggan Berkomentar

Berita7 views

KABAR MADURA | Kebijakan terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penghentian insentif bagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah mulai dirasakan para pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bangkalan.

Kebijakan itu berdampak pada seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Bangkalan. Berdasarkan data Satgas MBG Bangkalan, saat ini terdapat sekitar 128 dapur SPPG yang menjadi mitra dalam pelaksanaan program tersebut.

Satgas MBG Bangkalan, Bambang Mustika, menjelaskan, pemberian insentif kepada mitra dapur dilakukan berdasarkan operasional dapur. Artinya, insentif hanya diberikan ketika dapur aktif melayani dan menyiapkan makanan untuk penerima manfaat program MBG.

“Iya insentif hanya diberikan pada dapur yang sedang beroperasi,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Menurut Bambang, memasuki masa libur sekolah, operasional dapur MBG juga ikut berhenti. Kondisi itu membuat insentif bagi para mitra tidak lagi dicairkan selama periode tersebut berlangsung.

Dia menegaskan, penghentian insentif tidak hanya berlaku bagi dapur yang tutup sementara karena libur sekolah, tetapi juga bagi dapur yang untuk sementara waktu tidak menjalankan aktivitas operasional.

“Dapur yang berhenti sementara dan/atau sedang masa libur sekolah insentif juga disetop,” ungkapnya.

Kebijakan tersebut memunculkan beragam respons di kalangan mitra. Pasalnya, banyak mitra yang telah mengeluarkan investasi cukup besar sejak awal untuk memenuhi berbagai persyaratan operasional dapur, mulai dari penyediaan bangunan, peralatan memasak, hingga perekrutan tenaga kerja.

Meski demikian, para mitra memilih untuk tidak memberikan tanggapan secara terbuka terkait perubahan skema pemberian insentif tersebut. Mereka cenderung menahan komentar meskipun kebijakan itu dinilai berpengaruh terhadap keberlangsungan operasional dapur selama masa tidak aktif.

Baca Juga:  Bos Dapur MBG Viral Sawer Valen, Ketua Satgas Pamekasan: Tidak Ada Sanksi!

Salah satu pemilik dapur SPPG di Bangkalan, H. Subaidi, memilih tidak banyak berbicara saat dimintai tanggapan mengenai penghentian insentif selama libur sekolah.

“Sementara ini, saya tidak mau berkomentar lebih jauh,” singkatnya saat dihubungi.

Diketahui, program MBG merupakan program nasional yang dijalankan melalui jaringan dapur SPPG untuk menyediakan makanan bergizi kepada para penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, dapur-dapur tersebut bekerja berdasarkan jadwal distribusi yang mengikuti aktivitas sekolah, sehingga operasionalnya turut menyesuaikan kalender pendidikan. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *