Bulog Madura Tuntaskan 87 Persen Bantuan Pangan di Pamekasan, 131 Ribu Penerima Sudah Terima

Sosial16 views

KABAR MADURA | Perum Bulog Cabang Madura terus mempercepat penyaluran program bantuan pangan untuk masyarakat di Pamekasan. Hingga 30 Juni 2026, realisasi pendistribusian bantuan di tingkat penerima manfaat tercatat telah mencapai 87 persen.

Pimpinan Cabang Bulog Madura, Ahmad Rofii, mengungkapkan bahwa secara administratif dan logistik, komoditas bantuan pangan tersebut sebenarnya sudah terdistribusi 100 persen hingga ke pembagian di tingkat bawah atau penerima bantuan pangan (PBP).

“Untuk bantuan sudah terdistribusi di titik bagi sudah 100 persen. Sedangkan yang sudah tersalurkan langsung ke tangan penerima manfaat sejauh ini sekitar 87 persen, atau menyasar 131.070 PBP.” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Jika diakumulasikan dalam satuan berat, total bantuan pangan yang telah diterima masyarakat Pamekasan tersebut telah menyentuh angka 2.621.400 kilogram, yaitu sekitar 2.621 ton beras, beserta komoditas pendampingnya.

Baca Juga:  Halalbihalal SPPG se-Pamekasan, BGN Jatim Tekankan Peningkatan Kualitas Menu Makanan

Rofii menjelaskan, paket bantuan tersebut merupakan penggabungan dari dua alokasi sekaligus, yang dicairkan dalam satu waktu. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Bantuan pangan ini terdiri dari beras 10 kilogram dan minyak 2 liter per alokasi. Karena ini dua alokasi dijadikan satu, jadi masyarakat langsung mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak,” tambahnya.

Meskipun penyaluran menunjukkan progres yang positif, Bulog Madura mencatat masih ada sisa di beberapa wilayah. Dari total 13 kecamatan di Pamekasan, proses penyaluran di tingkat KPM masih menyisakan 7 kecamatan lagi yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Ahmad Maulidi, Putra Sulung Wabup Pamekasan Resmi Sandang Gelar Dokter Muda

Penetapan waktu yang ketat juga diterapkan, agar hak masyarakat dapat segera terpenuhi secara menyeluruh sebelum pergantian bulan.

“Target selesai 30 Juni. Saya harap sebelum tanggal 30 semua sudah selesai, sehingga 100 persen bantuan bisa diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Percepatan ini dinilai sangat penting agar tidak terjadi penumpukan program pada bulan berikutnya. Menurut Rofii, ketepatan waktu pada kegiatan tersebut akan sangat memengaruhi kesiapan logistik untuk tahap yang selanjutnya.

“Jika target bulan ini rampung, kami nanti akan bisa langsung fokus dalam persiapan untuk alokasi bantuan pada bulan Juli mendatang,” tutupnya. (km96/waw)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *