Butuh Pembenahan Realisasi Program KMB Kemenag Sumenep

News96 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Penerapan program Kampung Moderasi Beragama (KMB) perlu dievaluasi. Sehingga dalam realisasinya bisa sesuai dengan harapan bersama. Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Zainurrosi, Minggu (10/12/2023).

Menurutnya, secara umum KMB sudah terbentuk. Hanya saja terdapat beberapa hal yang harus dibenahi. Masing-masing, perlu diadakannya kegiatan rutin di Kantor Urusan Agama (KUA), dibutuhkan kunjungan setiap daerah yang rawan konflik mengenai agama dan perlu adanya kerjasama atau kunjungan antar KUA.

“Secara umum sudah ada tiga KUA yang masuk ke program KMB, nantinya bisa dijadikan KUA percontohan, makanya perlu dioptimalkan,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Pihaknya menuturkan, tiga KUA yang dimaksud meliputi, KUA Kota, Pragaan dan Lenteng. Minimal, akhir tahun ini dari evaluasi tersebut mampu menghasilkan perubahan yang cukup signifikan untuk Keoptimalan program KMB. Sehingga tahun 2024 mendatang, seluruh KUA masuk pada program KMB.

“Tujuan dari program KMB ini tidak lain untuk membangun paradigma masyarakat Indonesia sadar akan moderasi beragama,” tuturnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sesuai Kep Dirjen Bimas Islam Nomor 137 Tahun 2023, kesuksesan sebuah program KMB sangat ditentukan oleh kesiapan seluruh stakeholder dalam memberikan dukungan. Sehingga kelembagaannya akan berupaya seoptimal mungkin untuk terus meningkatkan keberhasilan program KMB di setiap KUA.

“Kami saat ini terus melakukan sosialisasi, agar KMB meluas ke semua KAU di Sumenep,” paparnya.

Diketahui, Posisi dan peran penyuluh agama sangat strategis untuk mengawal pembentukan KMB yang berbasis di desa/kecamatan. KMB sendiri merupakan program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimas Islam dengan target 1.000 kampung tahun 2023.

Kepala KUA Kota Sumenep  Moh. Afif mengaku, ditunjuk untuk mengoptimalkan program KMB tahun ini. Bahkan sudah mempersiapkan berbagai hal, termasuk wilayah kampungnya serta materi yang akan disampaikan. “Jika ada evaluasi, kami sangat bersyukur dan akan membenahinya,” responnya.

Hal senada disampaikan Kepala KUA Lenteng Habari. Saat ini sudah membentuk kampung khusus program KMB, tentu masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. “Kalau ada evaluasi, kami sangat berterimakasih, agar menjadi lebih baik dalam menjalankan program,” tukasnya.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *