KABAR MADURA | Pada tahun anggaran 2025, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang akan membangun empat unit Puskesmas Pembantu (Pustu) di empat desa, yang menelan Rp3,1 miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Madura dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Sampang, mayoritas tender pembangunan empat pustu tersebut telah selesai dan tinggal menunggu pelaksanaan fisiknya.
Keempat Pustu tersebut berada di Desa Sogiyan, dengan pelaksana CV Permadani Indah Perum Barisan Indah P No. 4 Kelurahan Gunung Sekar, Sampang. Kemudian, Pustu di Desa Gersempal akan dibangun oleh Putra Amin Jl. KH. Wahid Hasyim No. 24 Kelurahan Gunung Sekar, Sampang.
Selanjutnya, Pustu di Desa Taddan dikerjakan oleh Citra Aksi Agro Jl. Rajawali No. 44 Karang Dalem, Sampang. Sementara Pustu di Desa Rabasan masih dalam proses tender dengan 20 peserta yang saat ini memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.
Setiap pembangunan pustu dianggarkan sebesar Rp790.778.000, sehingga total anggaran mencapai Rp3.163.112.000. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Sampang tahun anggaran berjalan.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes KB Sampang Nurul Syarifah menjelaskan bahwa tahapan pelaksanaan pembangunan masih dalam proses persiapan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), dan diperkirakan pelaksanaan pembangunan akan berlangsung antara bulan Agustus hingga November 2025.
“Tender untuk pemilihan pelaksana pembangunan pustu ini sudah, tinggal nunggu SPMK-nya saja,” ujar Nurul kepada Kabar Madura, Selasa (29/7/2025).
Lebih lanjut, Nurul menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah Pustu yang tersebar di Kabupaten Sampang baru mencapai 57 unit, sementara jumlah desa dan kelurahan sebanyak 186. Menurutnya, jumlah itu masih belum ideal jika dibandingkan dengan kebutuhan layanan kesehatan di seluruh wilayah.
“Yang ada saat ini baru 57 pustu ditambah empat yang akan dibangun, sehingga nanti menjadi 61 pustu. Ini masih kurang jauh untuk ideal. Kami targetkan di 186 desa/kelurahan ini nantinya ada pustu semua,” terangnya.
Sebagai informasi, anggaran Rp790 juta untuk pekerjaan pembangunan pustu meliputi pekerjaan pendahuluan, pekerjaan tanah dan pondasi, beton, pasangan, kusen, pintu dan jendela, atap, plafond, lantai, instalasi listrik, pengecatan, hingga sanitasi. (sub/din)





