KABARMADURA.ID| SUMENEP–Drama kolosal prosesi pelantikan adipati pertama Sumenep, Arya Wiraraja, kali ini ditempatkan di di Kota Tua Kalianget.
Salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-754 Kabupaten Sumenep itu digelar pada Sabtu (28/10/2023).
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, diletakkan di lokasi tersebut agar bisa merasakan suasana Kota Tua yang usianya sudah ratusan tahun, atau dibangun pada zaman Belanda dulu.
Maka dari itu, pihaknya melangsungkan prosesi drama kolosal pelantikan Arya Wiraraja tahun ini tidak di Kota Sumenep seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Berdirinya Sumenep tidak lepas dari peristiwa 754 tahun silam, saat diangkatnya Arya Wiraraja menjadi Adipati pertama Kabupaten Sumenep pada 31 Oktober 1269, Kota Tua Kalianget ini salah satu saksinya,” kata suami Nia Kurnia Fauzi itu.
Persembahan drama kolosal tersebut melibatkan berbagai elemen, baik pelajar maupun masyarakat umum.
Bupati dengan sapaan Cak Fauzi ini menerangkan, Kota Keris yang berdiri pada 1269 adalah berbentuk kerajaan, namun pada 1929 berubah menjadi kabupaten. Sejak dari masa Arya Wiraraja hingga kini, Sumenep telah dipimpin 35 raja dan 17 bupati.
“Yang jelas, prosesi pelantikan Arya Wiraraja mampu mencerminkan keagungan Sumenep, supaya para pemimpin penerusnya berkomitmen memajukan dan memakmurkan daerah dengan ikhlas,” pungkasnya.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





