Dugaan Penyelundupan Pupuk Subsidi, Disperta KP Sampang: Itu dari Luar Daerah dan Barang Lama

News88 views

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Satreskrim Polres Sampang berhasil mengamankan puluhan sak pupuk bersubsidi yang diduga akan diselundupkan menggunakan mobil pikap dengan nomor polisi (nopol) S 8717 NC di Jalan Raya Kecamatan Robatal, Senin lalu (4/12/2023).

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto mengungkapkan, kendaraan pikap itu memuat pupuk bersubsidi sebanyak 62 sak dengan rincian 18 sak pupuk urea dan 44 sak pupuk NPK. Pupuk itu ditengarai akan dikirim ke ke wilayah Kecamatan Karangpenang.

Puluhan sak pupuk bersubsidi itu berasal dari Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah. Saat ini, kasus itu masih dalam tahapan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, termasuk asal kios pupuknya.

Kemudian, Ipda Sujianto menyebut, pihaknya telah mengamankan dua orang dalam kasus dugaan penyelundupan pupuk tersebut, yakni inisial M, selaku supir dan N, selaku kuli. Keduanya berasal dari Desa Karang, Kecamatan Karangpenang.

“Sekarang masih proses penyelidikan, untuk hasilnya menunggu proses yang sedang berjalan ini,” papar Ipda Sujianto, Minggu (10/12/2023).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang Suyono mengatakan, pihaknya belum mengetahui asal pupuk yang diduga akan diselundupkan tersebut. Sujono mengaku, beberapa hari yang lalu, kedatangan utusan dari Polda Jatim terkait kasus tersebut. Ternyata, setelah dicek, pupuk tersebut bukan dari Sampang.

Dia menjelaskan, setiap pupuk bersubsidi itu terdapat kode yang sudah disesuaikan dengan daerah masing-masing. Sedangkan pupuk yang diduga akan diselewengkan itu diperkirakan barang lama.

“Untuk pupuk yang diamankan kemarin itu sepertinya sudah barang lama. Tapi pihak Polres yang lebih tahu. Namun sekarang kan masih tahap penyelidikan,” ungkapnya.

Dia berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk ikut mengawal pendistribusian pupuk subsidi tersebut. Mengingat mendekati musim tanam, segala potensi penyelewengan pupuk bersubsidi rawan terjadi.

“Manakala ada permasalahan terkait pupuk ini, silahkan langsung informasi ke teman-teman penyuluh di berbagai wilayah, agar bisa ditindaklanjuti segera,” tukasnya.

Pewarta: Subhan

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *