Gas Air Mata di Aksi Demonstrasi: Cara Aman Mengatasi dan Bahan yang Harus Dihindari

News67 views

KABAR MADURA | Gelombang aksi demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia kian memanas. Ribuan massa turun ke jalan menyuarakan tuntutan, mulai dari pembubaran parlemen hingga penolakan kebijakan yang dianggap merugikan rakyat, seperti isu kenaikan tunjangan anggota DPR RI di tengah tekanan ekonomi.

Aksi besar pertama digelar Senin (25/8/2025) di kawasan Gedung DPR RI Jakarta Pusat. Ribuan orang memadati jalan-jalan utama. Unjuk rasa berlanjut pada Kamis (28/8/2025) dan berujung insiden tragis, sebuah rantis Brimob melindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), hingga tewas.

Peristiwa itu memicu kemarahan massa. Gelombang demo berlanjut hingga Sabtu (30/8/2025), dengan aksi massa kembali mengarah ke depan Mako Brimob Kwitang. Dalam kericuhan, aparat berkali-kali menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran.

Gas air mata memang kerap digunakan untuk mengendalikan kerumunan. Namun, efeknya tidak bisa dianggap sepele, sensasi terbakar, perih di mata, hingga sesak napas bisa menyerang siapa saja yang terpapar.

Di lapangan, beberapa peserta aksi mencoba mengurangi dampaknya dengan mengoleskan pasta gigi di wajah. Sayangnya, cara itu justru tidak efektif. Bahkan, ada sejumlah bahan rumah tangga yang diyakini bisa membantu, padahal justru memperparah efek gas air mata.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Bahan yang sebaiknya dihindari, antara lain cuka sari apel, lemon atau jeruk nipis, dan bawang. Penggunaan bahan-bahan tersebut bisa membuat iritasi semakin parah.

Sebagai gantinya, langkah yang lebih aman dan disarankan ketika terpapar gas air mata adalah:

  1. Lindungi diri secepat mungkin – tutup hidung, mulut, dan mata. Gunakan masker atau kacamata.
  2. Bilas dengan air bersih – jika mata terkena, basuh dengan air mengalir selama 10–15 menit. Jangan digosok, segera lepas lensa kontak bila digunakan.
  3. Ganti pakaian – segera lepas baju yang terkontaminasi. Jika parah, masukkan ke plastik khusus limbah berbahaya.
  4. Segera mandi – bersihkan tubuh dengan sabun dan air mengalir untuk menghilangkan sisa zat kimia.

Dengan penanganan tepat, risiko efek gas air mata bisa ditekan. Namun yang terpenting, tetaplah waspada dan lindungi diri saat berada di tengah demonstrasi. (nur)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *