KABAR MADURA | Seorang guru merupakan profesi yang mulia dan harus dituntut harus ikhlas, sebab cobaannya adalah terkait kesejahteraan yang cenderung sulit mendapatkan solusi.
Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumenep merupakan salah satu wadah untuk memperjuangkan berbagai hal yang berkaitan dengan profesi mulia tersebut, termasuk peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Organisasi guru yang didirikan pada tahun 2000 ini awalnya bernama Klub Guru Indonesia. IGI secara resmi menjadi badan hukum pada tahun 2009.
Salah satu anggota IGI Sumenep, Moh Zaini, mengatakan bahwa komunitas ini lebih fokus pada kebijakan terkait masa depan profesi guru. IGI lebih kepada urusan teknis meningkatkan mutu dan profesionalitas guru.
“Salah satunya memperjuangkan kesejahteraan guru, khususnya yang bertugas di Kota Keris ini,” kata dia.
Menurutnya, sebagai organisasi guru, IGI terus berkonsentrasi penuh pada peningkatan kompetensi guru. Bagi IGI, ujung pangkal dari semua persoalan pendidikan di Indonesia terletak pada rendahnya kompetensi guru Indonesia baik kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial maupun kompetensi kepribadian.
IGI sendiri memiliki ratusan kanal pelatihan yang aktif meningkatkan kompetensi guru dengan semangat sharing and growing together. Dengan tujuan mencerdaskan bangsa dari organisasi penggerak pendidikan ini.
“Apalagi komunitas ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia, jadi secara perhatian pasti diprioritaskan,” imbuhnya.
Termasuk jika berkaitan dengan informasi keguruan IGI, mudah mengaksesnya. Hal itu juga sebagai wadah membangun jaringan untuk lebih luas.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





