KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura kembali mendapat apresiasi dalam pelaksanaan tes CAT rekrutmen BLUD non-ASN RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Meski menjadi lokasi pelaksanaan seleksi yang diikuti ratusan peserta, aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan kampus tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal tersebut menunjukkan kesiapan sarana, tata kelola, serta manajemen kampus yang dinilai semakin profesional dan modern.
Wakil Rektor I UNIBA Madura, Budi Suswanto, mengatakan pihak kampus telah melakukan berbagai persiapan matang agar pelaksanaan tes CAT dapat berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas akademik mahasiswa maupun dosen.
Menurutnya, sejak awal UNIBA telah melakukan pengaturan lokasi dan sterilisasi area tertentu secara terukur sehingga proses seleksi dan perkuliahan tetap dapat berjalan beriringan dengan baik.
“Kami sudah melakukan pengondisian sejak awal, termasuk pengaturan ruang dan koordinasi dengan seluruh program studi. Alhamdulillah pelaksanaan tes berjalan lancar dan aktivitas KBM tetap berlangsung normal,” ujarnya.
Pelaksanaan tes CAT dipusatkan di beberapa ruangan gedung Campaka yang memang telah disiapkan khusus untuk kebutuhan seleksi berbasis komputer. Sementara proses perkuliahan dialihkan ke ruang lain melalui koordinasi internal kampus sehingga mahasiswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar tanpa terganggu.
Dia menegaskan, kesiapan UNIBA Madura dalam mendukung agenda berskala besar seperti tes CAT RSUD menjadi bukti bahwa kampus tersebut memiliki fasilitas dan sistem akademik yang semakin maju serta adaptif terhadap berbagai kebutuhan.
Dirinya juga menyebut, kepercayaan berbagai lembaga untuk menggunakan fasilitas UNIBA merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas sarana prasarana kampus yang representatif dan nyaman.
“UNIBA selalu berupaya memberikan dukungan terhadap kegiatan yang bersifat edukatif dan profesional. Namun yang paling penting bagi kami adalah memastikan proses akademik mahasiswa tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tes CAT tanpa mengganggu KBM juga mencerminkan budaya kerja kampus yang solid dan kolaboratif. Seluruh unsur kampus, mulai pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa disebut turut mendukung kelancaran kegiatan tersebut. (ara/waw)






