Masuk Akhir Tahun, PAD Wisata Sumenep Masih Diperoleh 66 Persen

News156 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Pendapatan asli daerah (PAD) untuk sektor pariwisata di Sumenep baru dicapai 66 persen. Capaian itu masih jauh dari target PAD wisata senilai Rp560 juta. Sedangkan kini sudah masuk akhir November, atau jelang tutup  tahun anggaran 2023.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan mengakui bahwa capaian itu masih jauh dari target, tetapi akan terus dimaksimalkan. Dia yakin akan terus bertambah  hingga akhir 2023. Dia juga memastikan bahwa target PAD itu selaras dengan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah.

“Kami akan ikhtiar sampai tuntas,” katanya, Kamis (23/11/2023).

Secara kunjungan, per 1 Oktober 2023 sudah sejumlah 1.068.000 orang. Sedangkan  kunjungan wisatawan tahun 2023 sebanyak 1.050.000 orang, artinya wisatawan punya banyak pilihan, termasuk yang dikelola oleh swasta.

Pihaknya akan menarik kegiatan atau event yang sifatnya nasional ke Sumenep dan menambah fasilitas di tempat wisata. Karena hasil pantauan di sejumlah objek wisata, masih banyak fasilitas yang harus ditambah. Seperti di Pantai Lombang, membutuhkan tenda dan tempat istirahat setelah pengunjung berenang di air laut.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Selain itu, pihaknya akan mengajak kerja sama pengelola objek wisata di luar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Salah satunya, tiket masuk harus diporporasi, sehingga ada pemasukan ke daerah. Karena, selama ini pengelola objek wisata membuat tiket sendiri, tanpa ada porporasi.

“Kami harap, semua pihak bisa mendukung kegiatan Disbudporapar demi terwujudnya keinginan bersama, utamanya yang bersangkutan dengan peningkatan PAD,” pungkas Iksan.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menyayangkan perolehan PAD yang masih jauh dari target itu.

“Harus ada inovasi agar wisata banyak pengunjung, akhir tahun November ini memang perlu dievaluasi,” singkatnya.

Diketahui, terdapat tiga destinasi wisata yang dikelola Pemkab Sumenep. yakni Museum Keraton, di Kecamatan Kota Sumenep, Pantai Lombang di Kecamatan Batang-batang dan Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk. Tiga destinasi wisata itu yang kemudian dijadikan penghasil PAD dari sektor wisata.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *