KABAR MADURA | Dengan membuka jalur baru kapal cepat menuju Pulau Sapudi, Raas, serta Pelabuhan Jangkar di Kabupaten Situbondo, Plh Bupati Sumenep Nyai Dewi Khalifah berharap bisa efektif memangkas waktu tempuh dan mendongkrak perekonomian masyarakat Sumenep.
Pembukaan trayek pertama ini merupakan hasil lobi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada operator angkutan kapal cepat.
“Ini adalah gagasan bupati untuk memberikan layanan transportasi laut yang lebih cepat. Solusinya harus ada trayek reguler kapal cepat,” kata perempuan yang juga sebagai ketua Muslimat NU Sumenep itu.
Selama ini, kepulauan di ujung timur Pulau Madura ini hanya dilayani kapal feri, seperti KMP. Monggiyango Hulalo dan KMP. Wicitra Dharma 1 dengan jarak waktu tempuh sekitar 4-5 jam di masing-masing rute, yakni Kalianget-Sapudi, Kalianget-Raas, dan Kalianget-Jangkar Situbondo.
Harapannya, dengan pembukaan trayek baru itu, waktu tempuh antarpulau semakin cepat, bahkan bisa dipangkas hingga dua jam dari perjalanan biasanya. Selain efektif, juga ada dampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Kami ingin terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumenep, baik daratan maupun kepulauan,” imbuhnya.
Pengasuh Pesantren Aqidah Usymuni Tarate itu juga berharap, penambahan rute ini akan membuat akses transportasi laut menuju kepulauan, khususnya Pulau Sapudi, Raas, dan Kabupaten Situbondo, akan semakin mudah dan cepat, serta mampu meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.
“Bismillah dengan me-launching kapal cepat ini bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat,” pungkasnya.(ara/waw)





