Pengoperasian Pelabuhan Kalianget-Talango Tunggu Audit BPK

News92 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunggu audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sebelum mengoperasikan Pelabuhan wisata Kalianget-Talango. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Sumenep Yayak Nurwahyudi melalui Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi  Imam Afif Rusidy.

“Pembangunan itu baru saja diperiksa oleh BPK, sehingga pengoperasian pelabuhan wisata Kalianget-Talango belum bisa dilaksanakan,” katanya, Minggu (16/2/2025).

Imam mengatakan, pelabuhan itu diproyeksikan akan beroperasi setidaknya akhir Februari atau awal Maret. Karenanya, masyarakat Sumenep yang hendak kunjungan ke Asta Sayyid Yusuf dapat lewat di sana untuk bersiap-siap. 

“Pembangunan sudah selesai, tinggal nunggu hasil dari pemeriksaan dari BPK,” tuturnya.

Baca Juga:  PRAN SDN Gingging Diresmikan, Semangat Warga Hidupkan Budaya 

Diberitakan sebelumnya, pelabuhan wisata Kalianget-Talango sudah menelan anggaran miliaran rupiah. Pelabuhan itu, pertama kali dimulai pada 2021 dengan anggaran Rp1,5 miliar. Setelah itu, kembali dilakukan pembangunan atau perpanjangan dermaga, pada 2022 dengan pagu anggaran Rp1,3 miliar. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pada 2023 mandek karena tidak ada anggaran. Baru di 2024 dianggarkan Rp1,2 miliar dan pembangunannya saat ini sudah selesai.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep M.Muhri menegaskan bahwa berencana akan melakukan sidak pada pelabuhan itu. Kualitas pembangunan perlu diperhatikan, jika tidak sesuai spesifikasi pekerjaan, nantinya akan dilakukan pemanggilan terhadap pihak terkait.

Baca Juga:  Dapat Bantuan dari MH Said Abdullah, Ojol di Sumenep Bersyukur

“Tetapi yang terpenting, bahwa pelabuhan itu segera dioperasikan,” ucap politisi PKB ini.

Dia menambahkan, masyarakat memang menunggu pekerjaan itu agar segera beroperasi. Banyak laporan masyarakat, yang hendak ke Asta Sayyid Yusuf masih harus antrian panjang dan lebih jauh. “Jika beroperasi, maka lebih cepat dan diyakini mengurai antrian,” tegas dia. (imd/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *