KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menempati posisi ke-27 dalam ajang Porprov Jatim IX 2025. Padahal, pada Porprov VIII 2024, Pemkab Sampang menempati posisi ke-17. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang membeberkan merosotnya prestasi tersebut dikarenakan minimnya anggaran.
Ketua KONI Kabupaten Sampang, Abd Wasik menuturkan bahwa keterbatasan anggaran cukup kesulitan untuk mendukung program-program olahraga yang efektif.
“Kalau tahun lalu persiapan kita selama satu tahun. Namun pada ajang Porprov IX 2025 ini persiapan kita hanya kisaran dua bulan,” katanya, Kamis (10/7/2025).
Wasik mengungkapkan, anggaran KONI Sampang tahun ini sama dengan tahun 2024, yaitu Rp1,7 miliar.
“Kami tidak bisa fokus memberikan pembinaan karena semua sarana dan prasarana serta persiapan atlet membutuhkan anggaran. Kalau saja anggarannya ditambah Rp3 miliar lebih, saya kira perolehan medali lebih maksimal, ” Ungkapnya.
Wasik berharap, Pemkab Sampang dapat menambah alokasi anggaran untuk olahraga, sehingga KONI Sampang dapat menjalankan program-program yang lebih efektif dan meningkatkan prestasi olahraga di Kota Bahari.
Untuk diketahui, perolehan medali Pemkab Sampang dalam ajang Porprov Jatim IX 2025, yakni 39 medali. Rinciannya, 11 medali emas, 9 medali perak dan 19 medali perunggu. (yan/din)





