Perpusda Bangkalan Diperiksa KPK, Dispusip Pilih Bungkam soal Hasil Pemeriksaan

Berita, Headline111 views

KABAR MADURA | Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangkalan telah rampung dan mulai beroperasi. Gedung yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp10,7 miliar itu tampak gagah dari kejauhan dengan konsep arsitektur industrial yang diusung.

Namun, di balik tampilannya yang kokoh, sejumlah bagian gedung justru menunjukkan adanya keretakan saat diamati dari jarak dekat. Kondisi ini memunculkan perhatian, terlebih karena proyek itu menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan dana alokasi khusus (DAK).

Bahkan belakangan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap bangunan tersebut.

Baca Juga:  Sekda Bangkalan Tekankan Kemandirian Desa, BUMDes Diminta Tangkap Peluang MBG

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkalan Ainul Ghufron membenarkan adanya pemeriksaan dari lembaga antirasuah itu.

“Iya pemeriksaannya sudah selesai,” ungkapnya, Kamis (16/4/2026).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Namun, saat dimintai keterangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan, dia enggan memberikan penjelasan rinci. Ainul menyarankan agar informasi lebih lanjut ditanyakan kepada pihak Inspektorat.

“Mengenai hasilnya ada organisasi pemerintah daerah (OPD) pengampu Inspektorat, satu pintu, khawatir takut viral seperti di Pamekasan,” jelasnya.

Baca Juga:  DLH Bangkalan Genjot Pembangunan Enam TPS3R di Tengah Ketiadaan TPA

Sementara itu, dalam upaya pendalaman informasi, Kabar Madura mencoba menghubungi Pelaksana Tugas (Plt) Inspektorat Bangkalan Ahmat Hafid. Namun, beberapa kali upaya komunikasi yang dilakukan belum mendapatkan tanggapan.

Sementara Humas KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait hasil pemeriksaan tersebut.

“Belum ada informasi tersebut,” tuturnya. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *