Tidak Ideal, Tiga Penyuluh di Pamekasan Tangani 800 Koperasi

News95 views

KABAR MADURA | Selama bertahun-tahun, jumlah penyuluh koperasi di Pamekasan terbatas, yakni hanya tiga orang. Jumlah itu diperkirakan sejak dari 2012 silam. Padahal, dalam setiap tahunnya, jumlah koperasi di  Pamekasan semakin bertambah.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Baihaki mengatakan, total jumlah koperasi tahun ini kurang lebih tembus 800 koperasi. Sementara jumlah penyuluhnya hanya tiga orang.

“Kebetulan kami dapat satu formasi PPPK, tapi khusus pengawas koperasi. Namun, dia juga diberikan wilayah tugas untuk melakukan pendampingan. Jadi, selain tiga orang penyuluh tadi, ada empat orang yang ke lapangan,” ungkapnya, Senin (14/10/2024). 

Baihaki menyebut, untuk mengatasi minimnya sumber daya manusia (SDM) itu, pihaknya menyiasatinya dengan pembagian wilayah tugas di masing-masing penyuluh dan pengawas. Sehingga, pembinaan dan pengawasan koperasi di setiap kecamatan bisa merata. 

“Masing-masing penyuluh pegang tiga kecamatan. Nah, khusus yang kecamatan kota, karena koperasinya banyak, jadi dibagi ke empat orang ini,” tegas Baihaki. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dia menambahkan, pihaknya tidak serta-merta bisa melakukan perekrutan penyuluh. Sebab, sistem perekrutan penyuluh dilakukan oleh pemerintah provinsi (pemprov), begitu pun dengan honornya. Bahkan, kata Baihaki, instansinya sudah sering kali mengajukan penambahan SDM penyuluh, namun tidak ada lanjut yang pasti. 

Baihaki berharap, ke depan ada tambahan SDM penyuluh di Pamekasan, agar proses pendampingan terhadap koperasi lebih maksimal.

“Kota lain keluhannya sama, kurang SDM penyuluh,” tutupnya. (nur/zul)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *