UNIBA Madura Gelar Seminar Nasional “Indonesia Darurat Bullying” untuk Bangun Budaya Akademik Humanis

Pendidikan66 views

KABAR MADURA | Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat. 

Melalui Seminar Nasional bertajuk Indonesia Darurat Bullying, Break the Silence, Build the Kindness, UNIBA Madura sukses menyelenggarakan kegiatan inspiratif yang tidak hanya membuka wawasan akademik, tetapi juga menggerakkan kepedulian sosial seluruh peserta. 

Acara yang digelar di Auditorium Pesantren UNIBA Madura ini diawali dengan penampilan seni tari tradisional yang memukau. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara: Dr. Ardiana Puspitacandri, M.Psi., Psikolog., serta Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.Kn., CPM., C.H., CHT., yang menyampaikan berbagai sudut pandang dan solusi praktis terkait daruratnya kasus perundungan di Indonesia.

Baca Juga:  Pendaftar Meningkat, UNIBA Madura Jadi Pilihan Favorit Calon Mahasiswa 2026

Dalam sambutannya, Rektor UNIBA Madura Prof. Rachmad Hidayat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh peserta yang hadir. Beliau menegaskan bahwa isu bullying tidak hanya menjadi masalah sekolah dan kampus, tetapi masalah bangsa yang harus dihadapi bersama.

“UNIBA Madura berkewajiban menjadi ruang aman bagi generasi muda. Seminar ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual sekaligus berkarakter kuat dan berempati,” ujar Prof. Rachmad Hidayat.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Prof. Rachmad juga menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus digalakkan di lingkungan kampus sebagai upaya membangun budaya akademik yang humanis, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Baca Juga:  UNIBA Madura Gelar Badminton Cup 2026, Pererat Hubungan Mahasiswa dan Dosen Lewat Olahraga

Seminar nasional ini mendapatkan respons positif dari mahasiswa, akademisi, hingga masyarakat umum. Selain materi yang mendalam, sesi diskusi interaktif turut menciptakan suasana edukatif yang membuka pemahaman baru tentang pentingnya mencegah dan menangani bullying sejak dini. 

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang progresif, peduli, dan berdampak, selaras dengan visinya mencetak insan berilmu yang mampu memberi kontribusi nyata bagi Madura dan Indonesia,” pungkasnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *