KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan ujian tengah semester (UTS) sebagai evaluasi awal proses pembelajaran mahasiswa.
Pelaksanaan UTS di lingkungan UNIBA Madura berlangsung tertib dan terorganisir, dengan pengawasan ketat serta sistem evaluasi yang dirancang untuk mengukur capaian akademik mahasiswa secara objektif.
Ujian ini tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memetakan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan dosen.
Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menegaskan bahwa UTS memiliki peran strategis sebagai bahan evaluasi awal dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.
“UTS bukan sekadar ujian, tetapi menjadi bagian penting untuk mengukur efektivitas proses belajar mengajar. Dari sini, dosen dapat melihat sejauh mana mahasiswa memahami materi, sekaligus melakukan perbaikan metode pembelajaran jika diperlukan,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan UTS di UNIBA Madura dirancang tidak hanya berorientasi pada nilai, tetapi juga pada pembentukan karakter akademik mahasiswa yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Prof. Rachmad Hidayat menyampaikan bahwa hasil UTS akan menjadi dasar bagi dosen untuk melakukan evaluasi dan penguatan materi pada pertemuan-pertemuan selanjutnya. Dengan demikian, mahasiswa memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan pemahaman sebelum menghadapi ujian akhir semester (UAS).
“Melalui evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan optimal dan mahasiswa mendapatkan kualitas pendidikan yang terbaik,” tambahnya.
Menurutnya, kampus dengan tagline Tera’ Ta’ Adhamar itu terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Dengan pelaksanaan UTS yang berkualitas, kampus ini sebagai lembaga pendidikan tinggi yang konsisten dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. (ara/waw)






