15 Desa di Sumenep Masuk Lokus Stunting 2024

News393 views

KABAR MADURA | Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, kasus stunting di Sumenep masih harus menjadi perhatian serius bagi organisasi perangkat daerah (OPD).

“Daerah yang masuk lokus stunting 2024 ini perlu dilakukan pembinaan khusus dan waspada. Pencegahan stunting di Kota Keris perlu diperhatikan, terlebih OPD teknis,” kata Senin (10/6/2024).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, terdapat 15 desa di Sumenep masuk lokus stunting pada tahun 2024. (Selengkapnya lihat grafik).

lokus stunting merupakan lokasi khusus untuk penanganan kasus stunting. Sedangkan stunting berkaitan dengan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Dinkes P2KB Sumenep Ida Winarni mengatakan, lokus stunting menjadi titik fokusnya untuk melakukan pencegahan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Jadi kegiatan salah satunya pemberian asupan gizi itu akan sasar lokus stunting saat ini, semuanya butuh proses,” paparnya.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

15 desa masuk lokus stunting 2024

1.Desa Pakamban Laok Kecamatan Pragaan

  1. Desa Serah Barat Kecamatan Bluto
  2. Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi
  3. Desa Pagar Batu Kecamatan Saronggi
  4. Desa Galis Kecamatan Giligenting
  5. Desa Banarsep Barat Kecamatan Lenteng
  6. Desa Medelan Kecamatan Lenteng
  7. Desa Bragung Kecamatan Guluk-guluk
  8. Desa Bakeong Kecamatan Guluk-guluk
  9. Desa Banraas Kecamatan Dungkek
  10. Desa Lapak Laok Kecamatan Dungkek
  11. Desa Tambak Sari Kecamatan Rubaru
  12. Desa Bates Kecamatan Dasuk
  13. Desa Larangan Kerta Kecamatan Batuputih
  14. Desa Kombang Kecamatan Talango
IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *