KABAR MADURA | Selain mudik, salah satu tradisi saat lebaran adalah saling berkirim hampers . Hal itu sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi kepada orang lain yang berwujud hadiah.
Namun, tidak semua barang bisa dijadikan hampers lebaran. Pastikan, hampers yang diberikan kepada orang lain adalah barang yang bisa dimanfaatkan.
Umumnya, hampers tidak hanya berupa barang saja. Tapi bisa juga berupa makanan atau lainnya. Apabila kamu ingin memberikan hampers yang isinya makanan, pastikan tidak gampang basi dan cocok untuk penerima.
Berikut makanan yang kurang cocok dijadikan hampers lebaran:
- Makanan yang mengandung kafein
Makanan yang mengandung kafein sangat tidak cocok untuk penerima hampers yang memiliki riwayat GERD atau asam lambung. Oleh karena itu, sebelum memberikan hampers makanan ke orang lain, kamu perlu mengetahui kondisi penerima, agar hampers yang diberikan sesuai dengan yang dibutuhkan dan memiliki nilai manfaat.
- Makanan yang menimbulkan reaksi alergi
Apabila ingin mengirimkan hampers makanan, pastikan penerima tidak alergi terhadap makanan tersebut.
- Makanan basah atau yang cepat basi
Makanan yang cepat basi sangat tidak cocok untuk dijadikan hampers lebaran. Pasalnya, ia memiliki masa simpan yang lebih cepat.
- Makanan yang memerlukan pengolahan lanjutan
Makanan yang membutuhkan pemanasan atau persiapan lebih lanjut sebelum dikonsumsi bisa menjadi kurang praktis sebagai hampers, terutama bagi orang yang tidak memiliki waktu banyak.
- Makanan yang memiliki aroma kuat atau menyengat
Makanan dengan bau yang kuat bisa membuat hampers terasa tidak enak atau tidak menarik, terutama jika dikirim sebagai hadiah. Seperti terasi, petai, atau jengkol.
(nur)





