KABARMADURA.ID | PAMEKASAN- tender 29 paket pekerjaan fisik dengan sumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni tahun ini tuntas. Bahkan Rp6,4 miliar, anggaran yang mampu efisiensi berdasar hasil penawaran proyek yang ditenderkan. Yakni, hasil kontrak berada di bawah pagu anggaran yang sudah ditetapkan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Moh. Bahtiar Eko Firmansyah, Senin (30/10/2023).
Dia mengaku, efisiensi anggaran terhadap pekerjaan fisik yang ditenderkan sudah biasa diterapkan. Tujuannya, agar ketersediaan anggaran bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pembangunan lainnya. Hanya saja, belum mengetahui secara pasti untuk alokasi atau penggunaan anggaran tersebut. Sebab hal itu bukan kewenangannya.
“Jadi efisiensi itu diperoleh dari hasil penawaran, seperti tender pembangunan Gedung Perpustakaan nilai pagunya Rp10 miliar, ketika melalui tender ditawar sekitar Rp7,9 miliar, sehingga ada efisiensi kurang lebih Rp2 miliar,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Pihaknya menuturkan, secara umum total anggaran untuk 29 paket program fisik dari APBD murni tahun ini tembus Rp35,7 miliar. Sedangkan total dari hasil efisiensi setelah melalui tahapan tender Rp6,4 miliar. Hanya saja, progres realisasi untuk 29 paket pekerjaan tersebut masih teken kontrak. Kondisi itu sudah sesuai rencana awal. Sedangkan hasil efisiensi program fisik non tender belum direkap secara keseluruhan.
Sebab, anggarannya berada di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu. Bahkan hingga saat ini belum mengetahui secara pasti mengenai paket pekerjaan fisik meski anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahaba (APBD-P) sudah ditetapkan. Sebab masih menunggu koordinasi dari setiap OPD untuk melaksanakan tahapan tender. Akibatnya, belum mengetahui secara pasti adanya tender dengan sisa waktu 2 bulan anggaran tahun ini.
“Sampai saat ini belum ada usulan lagi ke kami,” tegasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Totok Iswanto





