Meski Padat Aktivitas, Konsistensi Bawa Zahra Jadi Hafidz Cilik yang Berprestasi 

News435 views

KABARMADURA.ID | Memiliki beragam aktivitas tidak membuat Zahra Aurelia Hidayat urung untuk terus menambah hafalan Alqurannya. Dalam kehidupan sehari-hari, Zahra nyaris tidak pernah memiliki waktu untuk bermain dengan teman sebaya. Hebatnya, di tengah kesibukan yang dijalani, Zahra berhasil menjadi penghafal Alquran dengan prestasi yang cukup gemilang. 

SAFIRA NUR LALILY, PAMEKASAN 

Potensi Zahra dalam menghafal Alquran sudah terdeteksi sejak masih duduk di bangku TK. Potensi itu terus  dia asah hingga sekarang. Dirinya yang kini duduk di bangku kelas V SDI Al Munawwarah itu sudah mampu hafal tiga juz. Dia konsusten membaca Alquran setiap hari sebelum berangkat sekolah untuk mengingat setiap ayat. 

“Pagi sebelum berangkat sekolah muroja’ah, berangkat sekolah sampai sore, langsung ngaji. Habis ngaji malamnya, les mata pelajaran yang besok, sekitar jam setengah sepuluh pulang, terus istirahat. Nonton TV hanya malam Minggu,” cerita Zahra kepada Kabar Madura, Kamis (30/11/2023).

Tidak hanya mampu menghafal, anak bungsu dari tiga bersaudara itu juga mampu menguasai ilmu tajwid dan empat lagu murottal. Hal itu terbukti saat dia melantunkan ayat suci dengan begitu fasih ketika diminta mencobanya.

Selama ini, Zahra juga aktif mengikuti perlombaan. Tidak sedikit kejuaraan yang sudah berhasil dia menangkan, seperti juara 1 tahfidz di berbagai macam ajang, juara 2 tartil, hingga juara 2 pada seleksi MTQ kabupaten beberapa waktu lalu.

Meski kejuaraannya masih dalam ruang lingkup kabupaten, anak kelahiran tahun 2012 ini tidak pantang menyerah untuk terus menuntaskan hafalannya hingga 30 juz dan terus mengikuti semua perlombaan. 

“Semoga bisa membawa orang tua masuk surga,” ungkapnya polos. 

Sementara itu, Ibunda Zahra, Melly Arianti, mengutarakan bahwa anaknya memang termasuk anak yang aktif. Ketika waktu libur sekolah, Zahra itu selalu mencari aktivitas yang positif untuk mengisi waktu kosong. Dengan kondisi ini, Melly sebenarnya memiliki kekhawatiran tersendiri terhadap kondisi kesehatan anaknya, sebab setiap harinya padat kegiatan.

“Saya selalu nanya ke Zahra, capek nggak dengan aktivitas yang padat. Kalau capek saya suruh berhenti, tapi dianya tidak mau. Dia mau skip kalau renang, untuk aktivitas yang lain tidak mau di-skip apapun kondisinya,”  terang warga asal Jalan Sersan Mesrul Gg 3B Pamekasan tersebut.

Redaktur: Sule Sulaiman 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *