Kuota Menyusut, Usulan Penerima RTLH 2024 di Pamekasan Tembus Seribu Lebih

News156 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Kuota penerima rumah tak layak huni (RTLH) 2024 mendatang menyusut dibanding tahun ini. Hal itu dikarenakan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Anggaran RTLH tahun ini mencapai Rp6,1 miliar lebih untuk 349 penerima. Sementara tahun depan, kuotanya hanya 200 penerima. 

Staf Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan Dwi Budayana Eka Dewantara mengatakan, sejauh ini sudah ada seribu lebih usulan penerima yang telah masuk ke instansinya. Usulan tersebut datang dari berbagai pihak. Nantinya, akan disurvei lebih lanjut. 

“Masing-masing penerima untuk tahun depan sama dengan tahun ini. Yakni, Rp17.500.000. Rinciannya, Rp15 juta untuk bahan, Rp2,5 juta buat ongkos tukang. Jadi, tinggal dikalikan Rp17,5 juta dikali 200 penerima,” ujar Dwi kepada Kabar Madura, Rabu (6/12/2023). 

Dwi mengungkapkan, penerima RTLH tersebut harus memiliki swadaya untuk nantinya melanjutkan pembangunan. Apabila tidak memiliki swadaya tambahan, lanjut Dwi, meskipun termasuk pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan rumahnya tidak layak huni, belum tentu bisa mendapatkan bantuan tersebut. 

“RTLH ini sifatnya pancengan di awal. Jadi, memang butuh dana tambahan sendiri dari penerima,” tambah Dwi.

Dwi masih belum bisa memastikan terkait kepastian penerima RTLH tersebut. Sebab, masih harus disurvei. Sementara untuk pendamping survei 2024, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah akan ada penambahan atau tidak. Saat ini, terdapat 24 pendamping yang ada. Masing-masing, setidaknya menangani 30 penerima. 

“Kita lihat dulu porsi anggarannya berapa, jangan sampai kita merekrut, tapi tidak ada uangnya untuk menggaji mereka,” paparnya. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Hairul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *