KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Capaian produksi garam tahun ini meningkat pesat dibanding tahun lalu. Capaiannya, tembus 122.836.89 ton. Sementara tahun lalu hanya 22.037.2 ton.
Demikian penegasan Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Abdul Fata, Rabu (6/12/2023).
Untuk tetap meningkatkan kuantitas produksi garam di kota berjuluk Gerbang Salam ini, Abdul Fata menghadirkan beberapa upaya. Di antaranya melakukan pembangunan jalan produksi garam, pembangunan saluran irigasi garam, penggunaan geomembrane, pembangunan gudang garam rakyat, dan beberapa upaya lainnya.
“Selain karena didukung oleh faktor cuaca, kami juga bersinergi dengan KKP dalam upaya peningkatan kuantitas produksi garam,” terangnya kepada Kabar Madura.
Tidak hanya capaian produksi garam yang menjadi perhatian di dinasnya, Fata mengungkap kualitas garam yang diproduksi dan kesejahteraan petambak juga menjadi atensi utama. Dirinya menyebut, dengan adanya sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai, kualitas garam di Pamekasan terjamin. Untuk itu, pihaknya memproyeksikan pembangunan jalan produksi garam.
“Insya Allah tahun depan akan dilakukan pembangunan jalan sepanjang 8 km dan lebar 3 meter di Majungan dengan betonisasi,” tambah mantan Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan tersebut.
Dikatakan Fata, tahun ini harga garam juga terbilang stabil. Sehingga, petambak mendapatkan penghasilan yang cukup tinggi. Instansinya juga melakukan pembinaan kepada petambak. Baik pembinaan secara pengelolaan garam, ataupun pembinaan lainnya. Ia berharap, dengan adanya upaya-upaya tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan para petambak.
“Saat ini, hasil dari penjualan garam mereka ada yang bisa untuk bangun rumah, bahkan umrah. Ke depan, harapannya produksi dan kualitas garam terus meningkat,” ungkap Fata.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Hairul Anam





